Toke Dun Temui Kemenko Pangan, Dorong Penguatan Koperasi Desa

oleh -959 Dilihat
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara dari Fraksi Partai Golkar, Zulkifli SE, yang akrab disapa Toke Dun, bertemu dengan Asisten Deputi Pengolahan Kelautan dan Ruang Laut di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. H. Muh Rasman Manafi, SP, M.Si, di Jakarta, Kamis, (26/6).

JAKARTA | AD Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara dari Fraksi Partai Golkar, Zulkifli SE, yang akrab disapa Toke Dun, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Jakarta pada Kamis (26/6/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli mendapat kehormatan bertemu langsung dengan Asisten Deputi Pengolahan Kelautan dan Ruang Laut di Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Dr. H. Muh Rasman Manafi, SP, M.Si.

BACA..  Dinamika JKA, Gubernur Mualem: Tidak Mengubah Nilai Perjuangan dan Keadilan Sosial

Pertemuan yang berlangsung di kantor Kemenko Pangan itu menjadi tonggak baru dalam hubungan antara pemerintah daerah dan pusat, khususnya dalam konteks pemberdayaan ekonomi desa.

Toke Dun menyampaikan sejumlah program unggulan yang tengah dikembangkan di daerah pemilihannya, terutama di Desa Bumi Daya, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara.

BACA..  Dinamika JKA, Gubernur Mualem: Tidak Mengubah Nilai Perjuangan dan Keadilan Sosial

Salah satu fokus utama yang diangkat adalah penguatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), sebuah wadah ekonomi masyarakat yang mengintegrasikan potensi pertanian dan budidaya lokal.

Menurut Zulkifli, koperasi ini dibentuk sebagai respons terhadap berbagai tantangan ekonomi masyarakat desa, sekaligus menjadi model pembangunan berbasis kemandirian.

“Koperasi ini kami arahkan agar bisa menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan penerapan teknologi modern, kami ingin menciptakan desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Toke Dun.

BACA..  Dinamika JKA, Gubernur Mualem: Tidak Mengubah Nilai Perjuangan dan Keadilan Sosial

Ia juga menjelaskan bahwa KDMP dirancang untuk mengakomodasi berbagai kebutuhan masyarakat secara terintegrasi, mulai dari penguatan kelembagaan desa, pelatihan pertanian modern, hingga digitalisasi sistem manajemen koperasi.