Ada Penumpang Gelap di ‘APBKP’ Dinas Pertanian

oleh -1384 Dilihat

KUTACANE (AD) – Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM-GMBI) ragukan Anggaran Pembangunan dan Belanja Kabupaten Perubahan (APBKP) tahun anggaran 2020.

Sebab ada ‘Penumpang Gelap’ di APBKP Perubahan tahun anggaran 2020, di Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Tenggara. Sebab ada program tetapi tidak diketahui siapa yang menganggarkan program tersebut.

BACA..  Viral di Medsos, Pelaku Pencurian Beras Ditangkap di Aceh Selatan

Hal itu ditegaskan ketua LSM-GMBI Kabupaten Aceh Tenggara, Aceh. Hasibullah, S.Kom kepada atjehdaily.id, Kamis 1 Oktober 2020. Dikatakan; hasil analisa berdasarkan Data Rancangan P-APBK tahun 2020, terdapat Program penumpang gelap untuk Penyediaan Sarana Produksi Peternakan senilai Rp.550 juta rupiah.

BACA..  Rp 2,5 Triliun Dana Kementan untuk Bencana, Pemerintah Aceh kelola Rp 9,7 Miliar ‎

“Kita menganalisa, memang terdapat kejanggalan dalam penganggaran di APBK Perubahan tahun anggaran 2020, terkait program Penyediaan Sarana Produksi Peternakan senilai Rp.550 juta rupiah, tanpa diketahui siapa yang menganggarkannya. Jadi saya menganggap ini penumpang gelap,” jelas Hasibullah.

BACA..  Rp 2,5 Triliun Dana Kementan untuk Bencana, Pemerintah Aceh kelola Rp 9,7 Miliar ‎

Dikatakan Hasibullah, saat di konfirmasi ke kepala dinas Pertanian, Hasbi, SE, dijawab, dirinya tidak mengetahui program yang terdapat dalam APBKP tahun anggaran 2020 dikantotnya. Tentang program Penyediaan Sarana Produksi.