Kapolresta bersama Dandim 0101/KBA Pimpin Mediasi Dampak Kesalahpahaman antar Mahasiswa

oleh -235 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banda Aceh mengambil langkah mediasi pasca terjadinya kesalahpahaman antar mahasiswa saat pertandingan futsal antara mahasiswa Aceh Barat Daya (Abdya) dengan Takengon di Lapangan Futsal Qais Sport Peurada, Kecamatan Syiah Kuala, Banda Aceh, Sabtu 21 Oktober 2023 pagi.

Langkah- langkah yang diambil guna tidak merebaknya keributan lanjutan yang terjadi pada hari Selasa 17 Oktober 2023 malam.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Fahmi Irwan Ramli menjelaskan, semua masalah yang telah kita jalani semua sudah dalam proses atas dasar laporan yang telah dibuat.

BACA..  Bea Cukai dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir Jaringan Pemasok Ganja di Nagan Raya

“Hari ini kita duduk bersama, ada perwakilan dari berbagai Paguyuban diantaranya Abdya, Aceh Selatan, Bener Meriah, Takengon dan Gayo Lues guna mencari titik temu bagaimana cara permasalahan tersebut selesai dengan baik,” ucap KBP Fahmi.

Saya menginginkan, permasalahan ini dapat di redam secara baik, kepada perwakilan tiap kelompok agar di informasikan kepada seluruh teman-temannya untuk tidak melanjutkan aksi atau menggerakkan massa.

BACA..  Bea Cukai dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir Jaringan Pemasok Ganja di Nagan Raya

“Tolong sampaikan kepada kawan-kawan bahwa rangkaian peristiwa ini sedang dalam proses oleh pihak Polresta Banda Aceh, saya berharap masalah yang sedang terjadi ini dapat diselesaikan dan tidak ada lagi berkelanjutan,” pinta Kapolresta.

Ia berharap, agar perwakilan yang hadir ke Polresta Banda Aceh hari ini, agar menyampaikan hasil pertemuan kepada kawan-kawan yang mungkin tidak mengetahui kejadian ini agar tidak terjadi kesalahpahaman.

Terkait dengan aksi oknum yang melakukan percobaan pembakaran Anjungan Aceh Tengah dan pengrusakan Asrama Gayo Lues, dapat kami jelaskan bahwa semuanya itu sudah dalam proses penyelidikan.

BACA..  Bea Cukai dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir Jaringan Pemasok Ganja di Nagan Raya

“Yang melakukan percobaan pembakaran dan kejadian semalam banyak yang tidak mengetahui asal mula kejadian tersebut. Namun, adanya provokator sehingga memicu timbulnya percobaan pembakaran Anjungan Aceh Tengah, ada 11 pelaku yang telah kami amankan untuk kami mintakan pertanggung jawaban,” ungkap KBP Fahmi.