“Perayaan tersebut membuktikan, seluruh masyarakat Aceh benar-benar cinta akan Nabi Besar Muhammad SAW dan selalu berupaya untuk meneladani sifat-sifat Rasul serta mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkap Amiruddin.
Peringatan maulid yang digelar Pemko kali ini mengangkat tema “Merajut Silaturahmi dan Memperkuat Persatuan Umat Guna Mewujudkan Banda Aceh yang Damai.”
Tema tersebut, kata Amiruddin, merupakan panggilan kepada semua elemen untuk saling menyatukan hati, mempererat tali silaturahmi, dan memperkuat persatuan sebagai umat Islam.
“Sebagai Pj Wali Kota, saya ingin mewujudkan tanggung jawab menciptakan sebuah kota yang damai, harmonis, dan sejahtera bagi seluruh masyarakatnya. Namun, hal tersebut tidak dapat dicapai jika kita terjebak dalam perpecahan yang bermula dari beda pandangan, beda pendapat dan beda pilihan. Potensi itu harus kita cegah sejak dini, lewat momen maulid ini kita pererat silaturrahmi,” tutur Amiruddin. (*)











