Ini Motif Pelaku Bakar Asrama Putra Dayah Babul Maghfirah

oleh -510 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Kebakaran yang melanda asrama putra Pondok Pesantren (Dayah) Babul Maghfirah Pimpinan Tgk. Masrul Aidi di Gampong Lam Alue Cut, Kecamatan Kuta Baro, Kabupaten Aceh Besar, Jum’at, 31  Oktober 2025 dini hari terungkap.

Pelaku pembakaran Dayah tersebut merupakan salah satu santri yang bernaung di Dayah Babul Maghfirah dan masih berusia dibawah umur.

Hal ini dikatakan Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Joko Heri Purwono dalam Konferensi Pers di Meuligoe Rastra Sewakottama, Kamis, 6 November 2025 pagi.

Sebelumnya, kata Kapolresta, penyidik telah melakukan pemeriksaan sebanyak 10 orang saksi diantaranya tiga orang pengasuh, lima orang santri, satu orang penjaga dayah serta orang tua dari pelaku pembakaran dayah.

“Barang bukti yang diamankan oleh penyidik berupa satu helai jacket warna hitam dan rekaman CCTV,” ujar Kapolresta di dampingi Kasat Reskrim Kompol Permohonan Harahap.

Kapolresta menjelaskan, kejadian terjadi pada hari Jum’at 31 Oktober 2025 sekitar pukul 03.00 WIB. Api pertama kali terlihat oleh saksi yang merupakan salah seorang santri.

“Saksi melihat api telah menyala dan membakar lantai dua gedung asrama putra yang merupakan bangunan kosong. Kemudian, saksi membangunkan semua santri yang berada dilantai satu untuk segera keluar dari dalam asrama dikarenakan kontruksi lantai dua terbuat dari kayu dan triplek sehingga menjadikan api mudah membesar dan membakar seluruh gedung asrama beserta barang – barang milik para santri, dan api menjalar ke bangunan kantin serta salah satu rumah milik pembina Yayasan,” ungkap Kapolresta.