Polresta Banda Aceh Lakukan Survey Kepuasan Masyarakat

oleh -340 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Focus Group Discussion (FGD) merupakan salah satu bentuk diskusi terfokus dari suatu group untuk membahas suatu masalah tertentu, dalam suasana informal dan santai.

Polresta Banda Aceh melakukan Survey Kepuasan Masyarakat melalui forum tersebut, bekerjasama dengan Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) Banda Aceh. kegiatan ini berlangsung di Aula Machdum Sakti Polresta Banda Aceh, Rabu 6 November 2019.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Pusat Riset Ilmu Kepolisian (Pripol) tersebut, melakukan Pembahasan dan Penyusunan Instrumen Survey Kepuasan Masyarakat Terhadap Pelayanan Publik.

Kapolresta Banda Aceh Kombes Pol Trisno Riyanto, SH dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh para Kabag, Kasat, dan Kapolsek, beserta jajaran di wilayah hukum Polresta Banda Aceh, untuk melakukan pelayanan publik dengan standar yang telah ditetapkan.

BACA..  12 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Pengrusakan dan Pembakaran Fakultas Pertanian USK

“Kami berharap, setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat dirasakan dengan baik,” ujar Trisno.

Selanjutnya Trisno juga mengatakan, Survey Kepuasan Masyarakat (SKM) terhadap pelayanan publik oleh satuan fungsi yang ada di Polresta Banda Aceh, merupakan suatu keharusan guna mendorong kepolisian yang profesional, modern, dan terpercaya (Promoter) menuju Indonesia Maju.

“Kita akan melihat, apakah pelayanan yang dijalankan telah sesuai dengan harapan masyarakat atau belum,” ungkapnya

“Kepada Tim kami harapkan, agar survey yang dilakukan dengan efektif mungkin dalam mengukur persepsi masyarakat, bila rapor SKM ini baik maka saya berharap dapat ditingkatkan, dan bila ada hal-hal yang menjadi kekurangan dalam pelayanan publik maka akan menjadi bahan bagi kami untuk memperbaikinya,” imbuhnya.

BACA..  12 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Pengrusakan dan Pembakaran Fakultas Pertanian USK

Ketua Tim SKM dari PRIPOL Unsyiah Dr. Muhammad Gaussyah SH. MH memberikan apresiasi atas kepercayaan Kapolresta Banda Aceh dan jajaran guna memperkuat reformasi birokrasi di lingkungan Kepolisian.

“Penelitian SKM ini dilakukan untuk mengukur persepsi masyarakat, karena itu penyelenggara pelayanan publik wajib melakukan penilaian secara berkala,” ujar Muhammad Gaussyah.

Dalam kesempatan itu, Muhammad Gaussyah yang juga merupakan Konsultan Kapolri Bidang Reformasi Birokrasi, memberikan apresiasi kepada Kapolresta Banda Aceh atas inisiatifnya dalam terselenggaranya SKM terhadap pelayanan publik di Polresta Banda Aceh.

BACA..  12 Orang Ditetapkan Sebagai Tersangka Pengrusakan dan Pembakaran Fakultas Pertanian USK

“Saya apresiasi Pak Kapolresta dan Jajaran yang terbuka untuk dilakukan SKM, Polresta Banda Aceh pernah mendapatkan nilai terbaik dalam pelayanan Indeks Tata Kelola (ITK),” tuturnya.

Selain Dr. Muhammad Gaussyah SH. MH, turut hadir DR. M. Din, SH, MH , Iqbal, SH, MH dan tim lainnya. Sementara itu dari kalangan Kepolisian hadir Waka Polresta Banda Aceh, AKBP Satya Yudha Prakasa, SIK, para Kabag, para Kasat dan beberapa Bintara pelayanan di Satfung yang ada di Polresta Banda Aceh. (Ahmad Fadil)