Usulan tersebut diajukan agar pembangunan stadion yang belum rampung dapat dilanjutkan sehingga fasilitas olahraga itu dapat difungsikan secara optimal.
Pemerintah daerah berharap stadion nantinya mampu menjadi pusat pembinaan atlet sekaligus mendukung lahirnya prestasi olahraga dari Aceh Tamiang di tingkat regional maupun nasional.
Lebih dari itu, keberadaan stadion dipandang memiliki nilai strategis dalam menggerakkan aktivitas ekonomi masyarakat.
Berbagai kegiatan olahraga, kompetisi, maupun agenda sosial yang digelar di kawasan stadion diyakini dapat memberikan dampak positif bagi pelaku usaha kecil, pedagang, hingga sektor jasa di sekitarnya.
Karena itu, penyelesaian pembangunan stadion dinilai menjadi bagian penting dari upaya membangun kembali kehidupan masyarakat setelah dilanda bencana.
Masjid Agung Ikut Diperjuangkan
DALAM kesempatan yang sama, Wakil Bupati Ismail menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pascabencana tidak hanya berorientasi pada sektor olahraga. Pemerintah daerah juga terus mengawal percepatan pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang.
Menurutnya, masjid tersebut memiliki fungsi yang sangat penting, bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat kegiatan keagamaan, pembinaan umat, dan ikon kebanggaan Kabupaten Aceh Tamiang.
“Tidak hanya stadion yang menjadi perhatian agar dapat kembali difungsikan secara optimal. Pembangunan Masjid Agung Aceh Tamiang juga menjadi prioritas yang terus kami kawal karena memiliki nilai strategis sebagai pusat kegiatan keagamaan sekaligus menjadi kebanggaan masyarakat Aceh Tamiang,” tegasnya.
Ia menambahkan bahwa pembangunan kedua infrastruktur tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan pascabencana secara menyeluruh.
Harapan Dukungan Pemerintah Pusat
PEMERINTAH Kabupaten Aceh Tamiang berharap pemerintah pusat dapat memberikan dukungan terhadap usulan kelanjutan pembangunan Stadion Karang Baru maupun Masjid Agung Aceh Tamiang.
Dukungan tersebut dinilai penting agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berfokus pada perbaikan kerusakan fisik akibat bencana, tetapi juga mampu menghidupkan kembali aktivitas sosial, olahraga, ekonomi, dan keagamaan masyarakat.
Keberhasilan pembangunan kembali berbagai fasilitas publik diyakini akan mempercepat proses pemulihan daerah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat setelah melewati masa sulit akibat bencana banjir bandang.
Sinergi Daerah dan Pusat
PEMULIHAN pascabencana tidak berhenti pada pengangkatan lumpur atau perbaikan bangunan yang rusak. Lebih dari itu, pemulihan merupakan upaya mengembalikan harapan, semangat, dan aktivitas masyarakat yang sempat terhenti akibat bencana
Stadion Karang Baru menjadi simbol kebangkitan sektor olahraga Aceh Tamiang, sementara Masjid Agung merepresentasikan penguatan nilai-nilai spiritual dan kebersamaan masyarakat.
Melalui sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, serta dukungan masyarakat, harapan untuk melihat kedua infrastruktur tersebut berdiri megah dan kembali berfungsi bukan sekadar cita-cita.
Keduanya diharapkan menjadi penanda bahwa Aceh Tamiang mampu bangkit dari bencana dengan semangat gotong royong, pembangunan yang berkelanjutan, serta komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik bagi seluruh masyarakat. [].











