Laporan | Syawaluddin
KUALASIMPANG (AD) – Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Teuming M. Nadir (Baja sapaan akrabnya) ajak jajarannya untuk satu hati (Peusaboh Hatee) dalam menjalankan amanah organisasi.
Sistim perintah harus satu komando (Saboeh Komando) dalam menjalankan amanah organisasi yang lahir dari perjuangan Bangsa Aceh.
Demikian tegas Baja, pada atjehdaily.id, Minggu 25 Oktober 2020. Bahwa dalam pertemuan jalin silaturahmi dengan jajaran KPA/PA beberapa waktu lalu.
“Peusaboh hatee’ (Satu Hati) dan Peusaboh Perintah’ (Satu Perintah) dalam menjalankan amanah organisasi yang lahir dari perjuangan Bangsa Aceh, kita harus bersatu,” Tegas Baja.
Dalam pertemuan silaturahmi tersebut tampak sosok pendiri KPA Wilayah Teuming, Tengku Mustafa Kamal alias Waled Mus atau mantan Kombatan Ex Libia (Tripoli)
Baja yang didampingi Wakil Ketua Yusri Mansyah alias Burong mengajak serta menghimbau semua jajaran agar dapat menyatukan barisan.











