“Daya beli masyarakat memang turun, tapi Baznas punya program Kurban Berdayakan Desa, masyarakat jadi lebih banyak yang antusias walau daya beli mereka turun,” ujarnya.
Selain itu, lanjut Julita, kampanye Baznas juga semakin intens. Hal yang paling berpengaruh cukup besar, Baznas tahun ini lebih banyak memberikan kemudahan kepada masyarakat yang hendak berkurban. Masyarakat bisa berkurban melalui Baznas lewat e-commerce, kurban digital dan kasir-kasir di pusat perbelanjaan yang sudah bekerjasama dengan Baznas.
Ia mengungkapkan, intinya tahun ini Baznas menawarkan lebih banyak kemudahan kepada masyarakat yang hendak berkurban. Sehingga jumlah pekuban tetap banyak. Tahun lalu Baznas hanya bekerjasama dengan tiga e-commerce, tahun ini enam e-commerce. Tahun ini juga Baznas menjalin kerjasama dengan 212 Mart dan Lotte Grosir untuk mempermudah masyarakat melaksanakan ibadah kurban.
“Kalau saya perhatikan sekarang masyarakat yang kurban banyak yang tidak menggunakan uang kes,” ujarnya.(REPUBLIKA.CO.ID)











