Lembaga anti-rasialisme SOS Racisme menyesalkan peningkatan ujaran kebencian terhadap politikus keturunan Afrika dan Arab di Prancis. Mereka mengaku sedang mempertimbangkan langkah hukum yang dapat diambil untuk mengatasi hal ini.
Namun, majalah Valeurs Actuelle membantah bahwa itu adalah bentuk rasialisme. Mereka berdalih bahwa cerita bergambar tentang Obono itu adalah “sebuah karya fiksi, tapi tidak menjijikan.”
Seorang pejabat dari partai sayap kanan Prancis, Wallerand de Saint-Just, mengatakan bahwa cerita itu “bercita rasa sangat buruk”.
Diketahui, Prancis merupakan salah satu negara di Eropa yang dilanda protes terhadap ketidakadilan rasial, yang ditandai oleh gerakan Black Lives Matter, yang memprotes kematian warga kulit hitam AS George Floyd di tangan polisi, sepanjang Juni dan Juli.
Il paraît 'Qu'on-Peut-Pu-Rien-Dire' #BienPensance. Heureusement on peut encore écrire de la merde raciste dans un torchon illustrée par les images d'une députée française noire africaine repeinte en esclave…
L'extrême-droite, odieuse, bête et cruelle. Bref, égale à elle-même. pic.twitter.com/EupKSXZ207— Députée Obono (@Deputee_Obono) August 28, 2020
Dalam gelombang protes di berbagai belahan dunia, sejumlah patung tokoh yang terkait perdagangan budak, kolonialisme, dirobohkan oleh massa.
Meski begitu, Prancis merupakan negara yang menjunjung tinggi kebebasan berpendapat. Termasuk, pembuatan karya kontroversial seperti karikatur Nabi Muhammad oleh Charlie Hebdo.(cin/red)












