Akses ke Alur Mentawak Hancur dan Berlumpur, Butuh Pengerasan Badan Jalan

oleh -929 Dilihat
Datok Penghulu Kampung Alur Mentawak. Jajang.

Terang Datok, sepanjang 20 kilometer yang harus dilakukan pengerasan badan jalan, melewati Dusun Mentawak 1, 2, 3 dan Dusun Inpres, yang akses masuknya melalui pintu gerbang perbatasan Aceh – Sumut.

KUALASIMPANG | atjehdaily.id – Datok Penghulu [Kepala Desa] Alur Mentawak. Jajang, menaruh harapan besar pada Pemerintah Aceh Tamiang, sesegera mungkin untuk membangun pengerasan jalan poros utama yang menghubungkan, antar Desa, antar kecamatan dan lintas Aceh – provinsi Sumatera Utara.

“Jika musim hujan tiba, warga kami tidak bisa keluar dari Kampung Alur Mentawak begitu juga sebalik arah luar menuju ke dalam kampung. Harus menunggu jalan kering. Sebab jika musim hujan tiba, jalan bak kubangan bubur lumpur,” tegas Datok Jajang pada atjehdaily.id. Selasa, 3 Juni 2025 dari Kualasimpang.

Sebut Jajang, warga sangat kesulitan mengeluarkan hasil komoditi keluar kampung. Ditambah lagi jalan menuju produksi komoditi bagai jalan tikus [Tidak ada badan jalan, melainkan jalan setapak] yang penuh lumpur.

Tentu, ini sangat merugikan warga Alur Mentawak, yang mayoritasnya Petani dan Pekebun aktif. “Kalau karet ndak apa-apalah, sebab tidak busuk, kalau sawit, begitu di petik kena hujan yang meleleh, rendemennya jadi jelek,” jelas Jajang.