Aceh Timur, (AD) – Komunitas Praktisi guru penggerak Koordinator Wilayah (Korwil) Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, terbentuk, komunitas tersebut diketuai oleh Maya Puspita Sari, S.Pd.I, acara pemilihan ketua guru penggerak dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pante Bidari, Senin, (13/12/2021).
Ketua terpilih sebagai guru penggerak Maya Puspita Sari mengatakan Komunitas ini lahir sebagai wujud kepedulian calon guru penggerak untuk berbagi ilmu pengetahuan yang mereka dapatkan selama mengikuti program guru penggerak dalam menyongsong Kurikulum Paradikma Baru 2022.
Lanjutnya, Mereka ingin berbagi kepada semua guru yang ada di Aceh Timur khususnya Wilayah Simpang Ulim, Madat dan Pante Bidari.
Maya menyebutkan, menurutnya data jumlah guru penggerak yang ada di Aceh Timur berjumlah 44 orang dan PP 8 orang, 11 CGP dan 2 PP atau 25% ada di korwil Simpang Ulim. Oleh karena itu, sebagai wujud tanggung jawab berbagi maka akan dimulai dari wilayah Barat Aceh Timur. Mudah-mudahan akan tergerak di seluruh Aceh Timur.
Pemilihan ketua komunitas ungkapnya Maya, dilakukan secara musyawarah mufakat yang diketuai oleh dirinya (Maya Puspitasari, S. Pd. I .), Sekretaris Jufri, S. Pd dan Bendahara Nuraini, S. Pd. SD.
Adapun agenda Raker Perdana Komunitas Praktisi guru penggerak Korwil Simpang Ulim, sebagai berikut:
Rencana Program berbagi:
1. RPP berdiferensiasi
2. RPP KSE
3. Coaching; segitiga restitusi
Ad.1. RPP Berdiferensiasi.
Waktu: Januari 2022, setelah pembagian Raport.
Pukul: 09.00-12.00
Tempat: SMPN 1 Pante Bidari
Pemateri:
1. Jufri, Nuraini, Rika Anisa
2. Ana Eka Rahmawati, Devi Cahyana, Nur Asmawati
Co. Halimatun Sakdiah, Erisnawati, Siti Kesuma Wardaningsih, Sri Rahmadani
Kegiatan berbagi rutin: 1x1bln
Sasaran: guru SD dan SMP sekorwil Simpang Ulim.
Koordinator: Maya Puspitasari, S.Pd.I dan Tim Komunitas Praktisi Korwil Simpang Ulim
Dengan terbentuknya komunitas praktisi guru penggerak ini bisa menghidupkan KKG yang ada korwil Simpang Ulim khususnya dan Aceh Timur pada umumnya. “Kami mohon dukungan Kepala Dinas, korwil, pengawas, kepala sekolah dan seluruh guru-guru yang ada di Aceh Timur. Semoga wajah pendidikan kita kedepan menjadi lebih baik. Bersama kita bergerak, wujudkan pendidikan yang berkualitas,” imbuhnya.
Sementara itu Aiyub,S.Pd selaku pengajar praktik 07 mendorong guru-guru penggerak untuk berbagai dan membangun komunitas praktisi.
Dan dirinya juga berharap bagi guru-guru penggerak harus bergerak dari bawah dulu, seperti di Kecamatan – kecamatan yang ada di Aceh Timur, khususnya, dan umumnya di wilayah Indonesia, pungkasnya Aiyub,[]
Laporan: Sayed Panton











