Muswil IGI Resmi Dibuka, Alhudri Singgung Anggaran 20 Persen

oleh -606 Dilihat
oleh
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM, menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Aceh, Ir.Nova Iriansyah, MT saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-2 Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh, di Kabupaten Bireuen, Sabtu (20/3/2021). --
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs. Alhudri, MM, menyampaikan sambutan tertulis Gubernur Aceh, Ir.Nova Iriansyah, MT saat membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) ke-2 Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh, di Kabupaten Bireuen, Sabtu (20/3/2021). Foto: Ist

Ia mengimbau agar semua pihak dapat memainkan peran sesuai kewenangan masing-masing agar semua kendala dapat diselesaikan satu persatu. Sehingga akan mampu melahirkan generasi muda yang cakap religius, kreatif, inovatif, pekerja keras, berdaya saing tinggi, serta berkarakter ke Aceh-an yang kental.

“Pemerintah Aceh telah memberi perhatian besar terhadap pembangunan di bidang pendidikan dengan mengalokasikan 20 persen Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) untuk program dan kegiatan melalui Dinas Pendidikan Aceh, Dinas Pendidikan Dayah Aceh dan Majelis Pendidikan Aceh serta yang dialokasikan dalam bentuk beasiswa serta dana transfer melalui Badan Pengelolaan Keuangan Aceh,” sebutnya.

BACA..  Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Sementara Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Wilayah Aceh, Drs. Imran menyampaikan beberapa capaian yang telah dilakukan pihaknya sejak 2016 yaitu mengadakan berbagai pelatihan berbasis digital kepada guru dan siswa sebagai upaya meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Aceh.

BACA..  Heri Julius: Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USK Harus Dijaga Demi Masa Depan Kesehatan Rakyat Aceh

“Kami terus bergerak dan melatih kemampuan guru, terutama dalam menggalakkan program literasi serta menyediakan ruang pojok baca di sekolah-sekolah guna membiasakan guru dan siswa untuk rajin membaca dan menulis” ujarnya.

Melalui berbagai kegiatan yang telah dilakukan pihaknya, Imran menyebutkan telah dapat diterbitkan hampir 600 buku yang merupakan karya dari guru Aceh. Selain juga telah menggalakkan program digitalisasi dalam pembelajaran.

BACA..  Heri Julius: Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan USK Harus Dijaga Demi Masa Depan Kesehatan Rakyat Aceh

Dalam kegiatan yang bertema “Optimalisasi peran IGI Wilayah Aceh dalam mewujudkan guru kreatif, inovatif, dan berintegritas di era merdeka belajar” tersebut juga digelar peluncuran Jurnal IGI Aceh “Aceh Edukasi” yang merupakan media untuk menampung hasil-hasil penelitian serta inovasi pembelajaran Guru Sekolah Menengah di lingkup Dinas Pendidikan Aceh.[ADV]