“Tujuan dan manfaat sertifikasi benih, untuk menjaga kemurnian kopi arabika varietas Gayo 3. Sertifikasi ini diperoleh dari kegiatan pemeriksaan atau verifikasi langsung ke lapangan oleh tim dari Kementan RI dan Dinas pertanian Aceh, melalui serangkaian mekanisme mulai dari pemeriksaan asal usul bibit dan kegiatan pemeliharaan mutu benih,” kata Irwansyah.
Menurut Irwansyah, untuk Kabupaten Bener Meriah, terdapat tiga kebun sumber benih kopi arabika varietas Gayo 3 diantaranya milik Jim Hazmin di Desa Bukit Pepanyi, Kecamatan Wih pesam, milik Herli Berliandi di Desa Suka Ramai Atas, Kecamatan Wih Pesam dan IP2TP Gayo, di Desa Pondok Gajah, Kecamatan Bandar.
Ditambahkan, untuk petani kopi arabika bisa mendapatkan benih bersertifikasi di penangkaran CV. Jaya Miko, di Kampung Timang Gajah, CV. Mandarin Jaya Grup di Desa Uning Baru, Koperasi Karyawan Arabika, Pondok Gajah dan Koprasi Pertanian Desa Lampahan. “Selain benih kopi varietas Gayo 3, di sana juga terdapat benih kopi varietas Gayo 1 dan benih kopi varietas Gayo 2,” pungkasnya.(AR).











