Subulussalam (ADC) Miris, enam bulan honor kepala desa di Subulussalam, Provinsi Aceh belum dibayar. Akibatnya, sejumlah Kades mendesak Pemko segera mencairkan honor mereka.
Kepala Desa Tualang, Kecamatan Rundeng, Pulih Kombih, kepada awak media membenarkan, dirinya beserta kepala desa lainnya sudah enam bulan tidak menerima honor. “Kalau semakin telat seperti ini kami sangat keberatan, karena banyak kegiatan yang harus kami jalankan,” katanya.
Menurut dia, ketelambatan pencairan honor kepala desa tersebut berimbas kepada penurunan kinerja aparatur desa. “Kami berharap Pemko bisa mencairkan secepatnya honor kami,” sebut Pulih Kombih.
Senanda Pulih Kombih, kepala desa Dah, Dagar dan kepala desa Siperkas Kecamatan Rundeng, Wahada, menyebutkan, akibat keterlambatan pencairan honornya tersebut, aparatur di desa mereka mulai mengeluh dan tidak fokus bekerja. “Harapan secepatnya honor kami dibayar pemerintah, kasihan aparatur desa kami,” keluh Dagar.
Namun, Wahada melanjutkan, meskipun honor belum cair dan keluhan aparatur gampong, segala urusan dan program di desa tetap berjalan. “Kegiatan di desa tetap berjalan dan sukses tanpa kendala,” singkat Wahada.(BM).











