ATJEHDAILY– AZ Alkmaar bakal menghadapi Viktoria Plzen dalam babak kedua kualifikasi Liga Champions 2020/21, Rabu (26/8/20), di AFAS Stadion. Tim tuan rumah akan menemui tantangan yang cukup berat karena belum berada dalam kondisi terbaiknya.
Meski hanya dari babak kualifikasi, AZ Alkmaar akhirnya kembali mencicipi Liga Champions setelah musim lalu menjadi runner-up Eredivisie Belanda. Tim asuhan Arne Slot mengoleksi poin yang sama dengan Ajax Amsterdam di puncak klasemen, namun kalah selisih gol.
Berbicara kesiapan, penggawa Alkmaar tampak belum terlalu meyakinkan. Pasalnya, dalam lima uji coba yang telah digelar, mereka hanya sekali menang (vs Lille, 2-1). Empat laga sisanya harus berujung kekalahan (vs Genk, 0-1; vs Utrecht, 0-1; vs Zwolle, 0-1; vs AS Monaco, 0-2).
Performa buruk di laga uji coba di atas tampaknya diakibatkan karena kondisi sebagian besar pemainnya belum sepenuhnya fit. Oleh karenanya, dengan waktu persiapan yang tinggal menyisakan dua hari, Arne Slot wajib menggenjot latihan anak asuhnya untuk mengejar kondisi terbaiknya.
Di tengah kondisi yang kurang maksimal, AZ tetap dibanjiri bakat potensial. Pada musim lalu, mereka benar-benar bertumpu kepada pemain muda asli akademi. Salah satu pemain pilar terbaik AZ ialah Teun Koopmeiners, kapten tim berusia 22 tahun yang musim lalu tak pernah absen satu kali pun.
Koopmeiners bisa bermain di banyak posisi; entah itu di belakang ataupun tengah. Ia tak canggung ketika harus ditandemkan dengan bek senior timnya, Ron Vlaar. Ketika main di posisi gelandang, ia bisa tampil sebagai pemutus serangan lawan sekaligus membantu serangan. Buktinya, Koopmeiners mencetak sembilan gol di Eredivisie 2019/20.
Tak sampai di situ, lini depan AZ begitu tajam dengan adanya Myron Boadu (19 tahun) dan Calvin Stengs (21 tahun). Usia tak jadi halangan, mengingat keduanya menyumbang total 30 gol AZ di semua kompetisi musim lalu. Kombinasi kecepatan dua pemain ini benar-benar merepotkan seluruh lawannya.
Duet Boadu dan Stengs masih akan ditambah dengan kelincahan winger asal Maroko, Oussama Idrissi. Pemain berusia 24 tahun itu mencetak 17 gol di semua ajang musim lalu. Intinya, performa buruk AZ di laga uji coba tak bisa dipandang remeh karena mereka mempertahankan potensi terbaiknya.











