Komandan Angkatan Laut Lanal Sabang Pimpin Pelaksanaan Upacara 

oleh -302 Dilihat
Danlanal Sabang Kolonel Laut (P) Ali Setiandy, M.Tr (Han), M.M memeriksa pasukan pada upacara HUT-AL ke 77 di halaman apel Mako Lanal Sabang, Senin (12/09/2022).

SABANG, ATJEHDAILY.ID Komandan Pangkalan Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut Lanal Sabang Kolonel Laut (P) All Setiandy,M.Tr (Han), M.M pimpinan pelaksanaan upacara pada Hari Ulang Tahun (HUT) TNI-AL ke 77 tahun 2022 yang digelar di Lapangan Apel Mako Lanal Sabang Jalan Yos. Sudarso, Gampong Kuta Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Kota Sabang, Senin (12/09/2022).

Bertindak sebagai pejabat upacara antara lain, Inspektur Upacara Komandan Lanal Sabang, Kolonel Laut (P) Ali Setiandy, M.Tr (Han)., M.M, Komandan Upacara Kapten Laut (P) Surya Darma, sedangkan sebagai Paup Letda Laut (K) Hendrik Dian Susilo, A.Md.Kep, Pengucap Sapta Marga Serda Bah Rahul S, Pembaca Lintas Sejarah Susilawati yang menjadi Danton Pama : Kapten Laut (P) Wahidi MD, Danton Bintara : Letda Laut (K) Hamid, S.Farm.Apt, Danton Tamtama : Letda Laut (K) Haris P, A.Md, Danton PNS Letda Laut (K) drg. Mochamad Adityo Nugroho.

Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono, S.E, M.M dalam amanatnya yang dibacakan oleh Komandan Lanal Sabang Kolonel Laut (P) All Setiandy, M.Tr (Han), M.M menyampaikan, pada hari ini TNI-AL tanpa terasa sudah berumur 77 tahun dan meskipun upacara kita memperingati di darat akan tetapi jalesveva jayamahe justru di laut kita jaya. Itulah semboyan dan cita-cita kita bersama dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Para prajurit jalasena samudera dan segenap Pegawai Negeri Sipil dan TNI Angkatan Laut yang saya cintai dan banggakan, sebagai insan yang bertakwa, marilah tidak henti-hentinya memanjatkan puji syukur ke Hadirat Tuhan yang Maha Esa, Allah Subhanahu Wa Ta’ala, atas limpahan rahmat dan karuniaNya, pada hari ini kita dapat bersama-sama memperingati hari jadi TNI Angkatan Laut ke 77, dalam keadaan sehat wal’afiat., kata KASAL.

Lebih lanjut dikatakan
NKRI telah terukir dengan tinta emas sejak lahirnya bangsa ini, 77 tahun silam. Selama itu pula, TNI Angkatan Laut selalu hadir dalam upaya menjaga kedaulatan dan mempertahankan keutuhan bangsa dan negara sebagai jaminan keselamatan dan kelangsungan hidup bangsa indonesia.

Pendaratan pasukan di selat Nali, pertempuran laut aru, pertempuran laut Cirebon adalah sebagian fakta sejarah bahwa pengabdian TNI Angkatan Laut pada negara yang kita cintai ini. Torehan tinta pengabdian ini tidak berhenti sampai disitu. Saat ibu kota Jakarta membara dilanda kerusuhan massa tahun 1998, TNI Angkatan Laut hadir meredam para demonstran secara humanis.

Kemudian saat Kapal Motor. Sinar Kudus dibajak di somalia, TNI Angkatan Laut berlayar ribuan mil menuju teluk Aden, sigap dan tanggap membebaskan para sandera. Ketika bangsa ini dilanda wabah covid-19, TNI Angkatan Laut bergerak cepat ke seluruh penjuru negeri mengatasi pandemi. Itulah sebagian kecil dari bukti nyata, pengabdian tanpa pamrih TNI Angkatan Laut pada negara kepulauan terbesar di dunia yang kita banggakan ini., sebut KASAL.

KASAL juga menjelaskan, Indonesia sebagai negara maritim, laut selalu dan selamanya akan menjadi urat nadi kehidupan bangsa indonesia. Kelangsungan hidup bangsa ini tidak akan pernah lepas dari bagaimana cara kita memandang lautan nusantara sebagai sumber kehidupan dan cara untuk bertahan hidup.

Lautan menjadi media penting bagi akses pemerataan kesehatan, pendidikan dan perekonomian bangsa indonesia menuju kejayaan sebagai bangsa maritim. Di dasar lautan juga membentang kabel optik, sarana ekonomi digital masa kini, yang semakin hari semakin vital dalam kemajuan perekonomian bangsa. Tidak lupa, kontribusi besar sumber daya perikanan dan pariwisata bahari serta sumber daya alam lainnya yang terkandung di bawah laut membuktikan bahwa sektor maritim memegang peran penting bagi tumbuh dan berkembangnya bangsa indonesia.

Tidak bisa dipungkiri, kelangsungan hidup sebagai bangsa maritim membutuhkan jaminan keamanan pada jalur distribusi ekonomi lewat laut, jaminan keamanan bernavigasi, jaminan atas terbukanya akses yang sama pada sumber daya alam, yang semuanya membutuhkan kekuatan tni angkatan laut yang memiliki daya gentar, daya manuver, dan daya pukul tinggi serta jangkauan operasional yang mencakup seluruh wilayah perairan yuridiksi indonesia.

Dalam merespon tantangan tersebut, TNI Angkatan Laut melaksanakan pembangunan kekuatan yang diarahkan untuk meningkatkan kemampuan tempur alutsista dengan upaya modernisasi diiringi dengan pemenuhan senjata dan amunisi, kelengkapan sarana dan prasarana serta dukungan logistik terpadu. Di bidang organisasi, TNI Angkatan Laut melaksanakan validasi dan relokasi yang diarahkan untuk memperkuat kemampuan operasi terutama di pulau-pulau terluar strategis serta daerah dengan kerawanan tinggi. Hal ini secara simultan juga ditujukan untuk menunjang keberhasilan pembangunan sektor kelautan nasional.

Ke depan, tantangan yang dihadapi bangsa ini tidak akan semakin mudah. Kita membutuhkan sumber daya manusia, prajurit yang menguasai keterampilan, ilmu pengetahuan dan teknologi, sekaligus berbudi pekerti luhur dan berkarakter kuat. Prajurit yang berani berinovasi untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik. Prajurit yang terlatih dan terdidik serta paham akan jati dirinya sebagai tentara profesional.

Untuk itu, TNI Angkatan Laut selalu berupaya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia dalam bentuk profesionalisme prajurit untuk menyiapkan para pengawak kekuatan angkatan laut ke depan. Karena tuntutan akan keunggulan sumber daya manusia ini adalah sesuatu yang tidak bisa ditawar-tawar.

Namun, perlu dipahami pula bahwa tuntutan Profesionalisme prajurit tidak akan bisa terpenuhi bila tidak didorong dengan upaya untuk menjamin kesejahteraannya. Untuk itu, TNI Angkatan Laut berupaya untuk terus melaksanakan pembangunan fasilitas pendidikan dan latihan, fasilitas perumahan prajurit, fasilitas ibadah, fasilitas olah raga, serta fasilitas perkantoran untuk menjamin seluruh prajurit bekerja dengan moril tinggi dimana pun ditugaskan. Sebagai generasi penerus, kami mengucapkan terimakasih atas landasan kokoh yang telah dibangun para senior dan pendahulu.

Sejarah membuktikan bahwa kita selalu mampu bangkit berdiri tegak lebih kuat dari sebelumnya. Bangsa yang kuat bukanlah bangsa yang tidak pernah jatuh dalam menghadapi ujian dan tantangan, namun bangsa yang ketika jatuh mampu bangkit berdiri lebih kuat. Seperti halnya pelaut yang tangguh, bukanlah pelaut yang tidak pernah mabuk laut bila menghadapi badai dan gelombang, namun pelaut yang bila mabuk laut ia tetap berdiri tegak memegang kemudi membentangkan layar menghadapi badai yang menghadang. “Pulihlah Indonesiaku, Bangkitlah Lebih Kuat, Jayalah Selalu TNI Angkatan Laut”. jelas Jenderal berbintang empat ini.

Semoga tuhan yang maha kuasa senantiasa memberikan bimbingan, perlindungan, kekuatan dan hidayah-nya kepada kita sekalian dalam mengabdikan diri demi kejayaan TNI Angkatan Laut, bangsa dan negara indonesia tercinta. Dirgahayu TNI Angkatan Laut ke-77, “jalesveva jayamahe” (Jalaluddin Zky).