BENER MERIAH, (AD) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues melakukan studi tiru ke jajaran Pemkab Bener Meriah. Adapun maksud dan tujuan dilakukannya Studi tiru itu adalah untuk membawa manfaat, meningkatkan sinergi, dan membangun kerja sama antara masing-masing lembaga baik pemerintah maupun swasta.
Seperti yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gayo Lues ke Pemerintah daerah Kabupaten Bener Meriah yang juga disebut dengan “Gayo Serumpun” terkait dengan bagaimana cara penanganan stunting dan juga masalah menaikan nilai Monitoring Center Prevention (MCP) KPK yang dinilai cukup berhasil dalam kedua hal itu.
Kedatangan rombongan Pemkab Gayo Lues dalam rangka Studi tiru berkaitan dengan penanganan stunting juga tentang capaian nilai MCP-KPK Kabupaten Bener Meriah dipimpin langsung oleh penjabat (Pj) Bupati Gayo Lues Ir. Rasyidin Porang dan disambut oleh Pj. Bupati Bener Meriah Drs, Haili Yoga, M.Si didampingi Plt. Sekda Armansyah, SE, M.Si, Asisten 2 Ekonomi Pembangunan Sekdakab drh. Sofyan dan pejabat lainnya di aula rumah dinas (pendopo) di Gampong Blang Sentang, Kecamatan Bukit, Senin, (7/11/2022).
Pj. Bupati Bener Meriah Drs. Haili Yoga, M.Si pada pertemuan tersebut, pertama sekali mengucapakan selamat datang kepada Pj. Bupati Gayo Lues Ir. Rasyidin Porang beserta rombongan di Bener Meriah dan terimakasih telah memilih Kabupaten Bener Meriah sebagai studi tiru dalam hal cara penanganan stunting juga tentang capaian MCP-KPK yang saat ini.
Kabupaten Bener Meriah berada pada posisi pertama di Aceh, dan hari ini sudah berada pada skor 86 persen, ungkapnya. (Abdul Rahman).











