Kapolda Aceh Tutup Tradisi Pembaretan Bintara dan Tamtama Remaja Satbrimob

oleh -999 Dilihat

Kapolda Aceh juga menjelaskan, selama pelatihan, peserta dibekali dengan materi kemampuan dasar Brimob secara komprehensif. Materi tersebut meliputi penanggulangan huru-hara, kemampuan SAR Brimob, bela diri silat Betako Merpati Putih, pertempuran di hutan (jungle warfare), pertempuran di perkotaan (urban warfare), serta pengenalan alat material khusus (almatsus) seperti jibom, wanteror, KBRN, dan kemampuan dasar intelijen.

“Seluruh rangkaian pelatihan ini dilakukan untuk mengukuhkan identitas, loyalitas, dan integritas sebagai prajurit Brimob yang siap mengemban tugas berat di medan operasi. Negara sangat membutuhkan kesiapan pasukan elite dengan semangat juang tinggi, komitmen terhadap tugas negara, dan dedikasi untuk selalu hadir di garis terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” tegasnya.

BACA..  DPP Partai Aceh Gembleng Legislator dan Kepala Daerah Lewat Bimtek di Bireuen

Abituren Akabri 1991 itu juga menekankan pentingnya peningkatan disiplin, loyalitas, dan integritas bagi para Bintara dan Tamtama remaja yang akan bergabung dengan keluarga besar Satbrimob Polda Aceh.

BACA..  DPP Partai Aceh Gembleng Legislator dan Kepala Daerah Lewat Bimtek di Bireuen

“Teruslah belajar dan berlatih agar selalu siap menghadapi tantangan tugas di lapangan. Jaga nama baik Korps Brimob di manapun kalian bertugas, dan bangun komunikasi serta sinergi yang baik dengan sesama anggota, instansi lain, serta seluruh elemen masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah hukum Polda Aceh,” pesannya.

Di akhir amanatnya, Kapolda Aceh mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menyelesaikan pengisian kemampuan dasar Brimob dan resmi mengenakan baret biru kebanggaan.

BACA..  DPP Partai Aceh Gembleng Legislator dan Kepala Daerah Lewat Bimtek di Bireuen

“Mari kita bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk terus berjuang menjadi prajurit Bhayangkara Brimob sejati yang siap menjaga keutuhan NKRI. Sekali melangkah pantang menyerah. Sekali tampil harus berhasil. Jiwa ragaku demi kemanusiaan,” pungkas Irjen Dr. Achmad Kartiko dengan semboyan kebanggaan Brimob. (*)