Banda Aceh (AD)- Wabah virus Corona atau Copid -19 telah menjadi bencana kesehatan nasional di Indonesia, sehiinga berdampak bagi perekonomian masyarakat. Imbas dari bencana ini, turut dirasakan oleh para pejuang keluarga yang bekerja sebagai buruh harian atau pekerja lepas dengan menurunnya pendapatan mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Maka dibutuhkan kepedulian dari semua pihak untuk membantu meringankan beban yang dihadapi mereka saat ini. “Jangankan untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD), untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari terkadang mereka sulit dalam kondisi seperti saat ini.”
Melihat kondisi tersebut, Dedek Damma Yanti, pelaku bisnis online tergerak hatinya untuk membagikan Alat Pelindung Diri (APD) seperti, Masker non medis, Hand Sanitizer, kepada masyarakat yang membutuhkan agar dapat melindungi diri mereka disaat menjalankan aktivitasnya.
“Aksi peduli dengan membagikan APD ini, kita lakukan di Simpang Kodim 0101/BS, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh,” kata Dedek, kepada media ini, Minggu 5 April 2020 pagi.
Untuk penerimanya kata Dedek, kita prioritaskan kepada tukang becak dan Ojek Online (Ojol), juga kepada warga masyarakat yang melintas di kawasan tersebut.
“Pembagian APD gratis ini kita prioritaskan kepada tukang becak, Ojek online dan warga masyarakat yang membutuhkan. Dalam aksi peduli ini, saya turut dibantu kawan-kawan untuk membagikannya,” kata Dedek.
Selain itu, kita juga turut membagikan masker, hand sanitizer, snack, vitamin, dan minuman untuk rumah sakit Meuraxa. Karena rumah sakit rujukan bagi pasien Copid -19 itu ada 2 (dua), Zainoel Abiddin dan Meuraxa. Berhubung Meuraxa kurang diperhatikan seperti rumah sakit Zainoel Abiddin, maka kita fokuskan ke Meuraxa dulu.
“Kedepannya apabila ada rezeki lagi, Insya Allah, akan kita bagikan lebih banyak lagi bantuan serupa kepada masyarakat yang membutuhkannya.,” ujar Dedek.
Menurutnya, kegiatan yang kita lakukan hari ini bertujuan, untuk mendongkrak dinas-dinas di Aceh, kontraktor, dan pengusaha yang banyak duitnya, agar mau berbuat hal serupa dengan mensedekahkan sedikit rezekinya.
“Tolong sedekahkan kepada warga masyarakat yang membutuhkan APD ini. Karena mereka memiliki keterbatasan sehingga ada yang tidak mampu untuk membelinya. Jika memungkinkan, tolong juga dibagikan sembako kepada mereka,” pintanya.
Kepada media ini, Dedek menjelaskan, bahwa idenya ini muncul karena merasa turut prihatin melihat kondisi masyarakat ditengah Pandemi virus Corona atau Copid -19 saat ini. Sehingga ia berinisiatif mengumpulkan rezekinya untuk membantu masyarakat kurang mampu yang sangat terdampak dari musibah ini.
“Untuk mendukung terlaksananya kegiatan ini, saya juga pernah meminta donasi kepada orang yang telah kita naikan kedudukannya keatas sebagai wakil rakyat, tapi responya tidak seperti yang kita harapkan,” ungkapnya.
Seharusnya, mereka yang punya jabatan dan wewenang serta memiliki kemudahan, mau mendukung kegiatan yang kita lakukan hari ini. Bukan malah sebaliknya.
“Walaupun saya ada minta donasi dari mereka, namun bukan berarti untuk kepentingan pribadi saya, melainkan untuk menambah apa yang telah saya sediakan dan akan kita bagikan kepada saudara kita,” imbuhnya.
Lebih lanjut ia mengungkapkan, karena tidak ada respon, selanjutnya saya mengambil uang simpanan dari hasil kerjanya setahun, hasil keuntungan penjualan masker dan hand sanitizer secara online,” tutupnya. (AF)










