Total ada 16 gol yang dicetak kedua tim pada periode ini, 9 gol diciptakan oleh I Crociati dan 7 gol diciptakan oleh Canarini. Itu berarti rata-rata gol per pertandingan sebesar 2,67.
Laga liga terakhir yang menampilkan keduanya adalah laga pekan ke-33 Serie B pada 14 April 2023 yang berakhir dengan skor di Modena 1-1 Parma.
Pada pertandingan tersebut, Modena memiliki 39% penguasaan bola dan 12 percobaan ke gawang dengan 2 tepat sasaran. Pencetak golnya adalah Davide Diaw (14′).
Parma melepaskan 11 tembakan ke gawang dengan 5 tepat sasaran. Adrian Benedyczak (16′) menjadi pencetak golnya.
Wasitnya adalah Marco Serra.
Hanya ada satu masalah kebugaran yang harus dihadapi oleh pelatih Parma, Fabio Pecchia, dari grup dengan kekuatan penuh. Lautaro Valenti (robek ligamen cruciatum) absen. Hernani tidak bisa bermain dalam pertandingan ini karena skorsing.
Sepertinya I Crociati akan menggunakan formasi 4-4-2 dengan memanfaatkan Leandro Chichizola, Enrico Del Prato, Botond Balogh, Alessandro Circati, Gianluca Di Chiara, Simon Sohm, Nahuel Estévez, Adrián Bernabé, Dennis Man, Ange-Yoan Bonny dan Antonio Colak.
Kami rasa Canarini kemungkinan besar akan memulai pertandingan dengan sistem 4-3-1-2, dengan menggunakan Riccardo Gagno, Shady Oukhadda, Giovanni Zaro, Fabio Ponsi, A. Pio Riccio, Luca Magnino, Luca Tremolada, Antonio Palumbo, Nicholas Bonfanti, Edoardo Duca dan Jacopo Manconi.
Kami berpikir bahwa Modena kemungkinan besar akan mendapatkan gol melawan tim Parma ini, meskipun secara realistis itu tidak akan cukup untuk menghindari kekalahan.
Kami mengharapkan kemenangan tipis 2-1 untuk Parma di waktu penuh. Mari kita lihat peristiwa apa yang terjadi.(*)
Prediksi Skor Parma vs Modena: 2-1
sumber : footballpredictions.











