Rentan Kepentingan Tertentu, Aliansi Mahasiswa USK Desak Presiden Bentuk Tim Khusus Bencana Aceh

oleh -1912 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Aliansi Mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) menyampaikan pernyataan sikap dan rekomendasi strategis terkait penanganan bencana di Aceh melalui konferensi pers yang digelar pada Selasa, 30 Desember 2025, di Gedung Direktorat Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Konferensi pers tersebut merupakan tindak lanjut dari rangkaian diskusi terbuka serta surat terbuka yang sebelumnya dirilis oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) di lingkungan USK.

BACA..  Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Forum ini menjadi ruang konsolidasi mahasiswa lintas fakultas dalam merespons dinamika penanganan bencana hidrometeorologi yang dinilai terus berulang dan belum tertangani secara menyeluruh.

Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan BEM Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Fakultas Pertanian, Fakultas Kelautan dan Perikanan, serta Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Universitas Syiah Kuala.

BACA..  Pastikan Struktur Jembatan Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Konsolidasi lintas fakultas tersebut menegaskan sikap kolektif mahasiswa dalam menyikapi persoalan kebencanaan secara komprehensif dan berkelanjutan.

Koordinator Aliansi Mahasiswa USK sekaligus juru bicara, Ammar Malik Nabil, menyatakan bahwa penanganan pascabencana di Aceh tidak hanya dihadapkan pada persoalan teknis di lapangan, tetapi juga persoalan struktural dan politis yang berpotensi menghambat proses pemulihan masyarakat terdampak.

BACA..  Bea Cukai Aceh Gagalkan Dugaan Penyelundupan 2,9 Kg Emas ke Malaysia

Menurutnya, terdapat kecenderungan penggiringan narasi kebencanaan ke arah kepentingan politik tertentu yang berisiko mengaburkan substansi persoalan kemanusiaan. Kondisi tersebut dinilai dapat mengalihkan fokus utama dari upaya pemulihan korban bencana dan pemenuhan hak-hak dasar masyarakat terdampak.