Ketua Dayah Madinatuddiniyah Nurul Huda, Tengku Waliyunis, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan TNI AD.
“Sebelum adanya sumur bor ini, para santri menghadapi keterbatasan dalam memenuhi kebutuhan air bersih, baik untuk mandi maupun berwudhu. Kini, dengan adanya fasilitas ini, para santri sangat terbantu dan dapat lebih fokus dalam beribadah serta belajar. Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kasad dan seluruh jajaran TNI AD atas perhatian dan dukungannya,” ungkapnya.
Program Manunggal Air di Dayah Madinatuddiniyah Nurul Huda ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung kebutuhan air bersih masyarakat di Aceh Utara, sekaligus menjadi motivasi bagi para santri untuk terus berkembang menjadi generasi penerus bangsa yang berdaya saing tinggi dan berakhlakul karimah.
Dengan sinergi yang baik antara TNI AD dan masyarakat, Indonesia dapat terus melangkah menuju masa depan yang lebih cerah.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, Kasad juga menyerahkan bantuan berupa 50 Al-Qur’an, 100 karung beras, serta 100 paket sembako kepada kaum dhuafa dan anak yatim di sekitar wilayah tersebut.
Setelah prosesi simbolis peresmian, Kasad bersama rombongan melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas sumur bor, memutar keran air sebagai tanda peresmian, dan meluangkan waktu untuk berfoto bersama para santri dan tamu undangan.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat tinggi TNI AD, termasuk para Asisten Kasad beserta istri, Danrindam IM, Danrem 011/LW, Danrem 012/TU, Para Asisten dan Kabalakdam IM, Danbrigif 25/Siwah, serta Danlanal Lhokseumawe.
Selain itu, hadir pula unsur Forkopimda Kabupaten Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe, pimpinan Dayah, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan para santri. (*)











