Muhammad Saleh, Nahkoda Baru FPRMI Aceh

oleh -37 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Wartawan senior Muhammad Saleh, S.E., S.H., M.M. terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Forum Pemimpin Redaksi Multimedia Indonesia (FPRMI) Aceh periode 2026-2029 dalam Musyawarah Daerah (Musda) II FPRMI Aceh yang berlangsung di Banda Aceh, Minggu, 28 Juni 2026.

Terpilihnya Pemimpin Redaksi Tabloid dan Media Siber MODUS ACEH itu menandai dimulainya babak baru kepemimpinan organisasi para pimpinan redaksi di Aceh.

Dengan keputusan tersebut, estafet kepemimpinan FPRMI Aceh resmi beralih dari Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Muktaruddin Usman, S.E. kepada Muhammad Saleh. Proses pemilihan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tanpa dinamika perebutan kursi ketua maupun tarik-menarik kepentingan.

BACA..  Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Thailand 

“Dengan berakhirnya Musda ini, berarti kepemimpinan FPRMI Aceh telah berganti. Saya berharap kepengurusan baru dapat membawa organisasi ini semakin maju dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan dunia pers di Aceh,” kata Muktaruddin saat menutup sidang Musda.

Musda II tidak hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum evaluasi terhadap perjalanan organisasi sejak berdiri pada 8 Oktober 2023. Saat itu, sejumlah pemimpin redaksi media dari berbagai kabupaten dan kota di Aceh berkumpul dalam sebuah forum yang difasilitasi Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh dan bersepakat membentuk wadah bersama bagi para pemimpin redaksi media multimedia di Aceh.

BACA..  Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Thailand 

Dalam perjalanannya, FPRMI Aceh berkembang menjadi ruang komunikasi dan konsolidasi antar pimpinan media untuk membahas berbagai persoalan pers, mulai dari profesionalisme, tantangan bisnis media digital, hingga penguatan kualitas jurnalistik di daerah.

Menurut Muktaruddin, kepengurusan baru memikul tanggung jawab yang tidak ringan. Di tengah perubahan besar industri media, FPRMI membutuhkan figur yang mampu mengonsolidasikan para anggota sekaligus menghadirkan gagasan yang relevan dengan perkembangan zaman.

BACA..  Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Thailand 

“Saya kira semua orang mengenal sosok Kanda Muhammad Saleh. Rekam jejaknya panjang, mulai dari aktivis mahasiswa, kemudian berkarier sebagai jurnalis di berbagai media lokal di Aceh hingga media nasional di Jakarta. Pengalaman itu menjadi modal penting untuk membawa organisasi ini semakin maju,” ujarnya.