Pemkab Bireuen Resmi Membuka Germas Pemangkasan Kakao

oleh -167 Dilihat

Bireuen, (AD) Gerakan massal (Germas) pemangkasan kakao di laksanakan di Gampong Alue Dua, Kecamatan Makmur, Kabupaten Bireuen pada Hari Selasa (08 Maret 2022).

Germas Kakao merupakan kegiatan Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh yang bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Bireuen dan Forum Kakao Aceh (FKA).

Kepala dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Ir. Cut Huzaimah, MP, Kepala mengatakan Germas Kakao adalah untuk menggerakkan petani kakao dan meningkatkan kembali produktivitas kakao Aceh. Pemangkasan salah satu tindakan kultur teknis yang cukup penting dan menjadi keharusan pada tanaman kakao.

Tujuan utama, katanya, pemangkasan kakao adalah untuk membentuk kerangka percabanagan yang seimbang. Pemangkasan tanaman kakao dilakukan dengan cara memotong bagian-bagian tanaman yang kurang berguna seperti cabang balik, cabang datar, cabang orthotrop, ranting terkulai, ranting kipas, dan tunas wiwilan.

BACA..  Silahturahmi Ke SWI, Kadis Kominsa Aceh Barat: Kami Siap Jalin Kerja Sama 

Ia menyebutkan, Luas areal kakao di Aceh mencapai 99.395 hektar, produksi 39.295 ton/tahun merupakan tanaman perkebunan rakyat yang sanagat penting. “Karena kakao merupakan salah satu komoditi unggulan Aceh yang melibatkan keluarga Tani tidak kurang 127.843 KK,” ungkap Cut Huzaimah.

Lanjutnya, Potensi produktivitas kakao Aceh bisa mencapai 2000 kg/ hektar. Kondisi produksi kakao Aceh masih rendah 720 kg/hektar/tahun. Sedangkan produktivitas kakao Bireuen baru mencapai sekarang 630 kg/hektar/tahun.

Menurut Cut Huzaimah, sebagai mana sarasaran yang telah ditetapkan oleh Forum Kakao Aceh dalam Visinya, menjadikan Aceh sebagai penghasil kakao tertinggi di Sumatera.

Sasaran akhir yang diharapkan oleh Kadistanbun Aceh, Cut Huzaimah adalah dengan Germas Kakao di Bereuen, satu tahun dapat meningkatkan produksi kakao 1500 kg/hektar/tahun. Sasaran tersebut tentu dengan menerapkan SOP Good Agricultural Practicess (GAP) baik, antara lain pemupukan kakao spesifik lokasi, pemangkasan, pengendalian hama dan penyakit kakao.

BACA..  Silahturahmi Ke SWI, Kadis Kominsa Aceh Barat: Kami Siap Jalin Kerja Sama 

Ketua Forum Kakao Aceh (FKA) Ir. Teuku Iskandar, M.Si menyambut baik kerjasama Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terutama dalam Germas Kakao di Bireuen. FKA siap mendampingi petani dan memberi solusi yang baik kepada petani dalam penerapan teknologi untuk meningkatkan produktivitas kakao di Aceh dan secara khusus di Kabupaten Bireuen.

Ia meminta, Untuk menerapkan SOP GAP dan tercapai sarana peningkatan produksi kakao Aceh perlu adanya pelibatan pendamping di lapangan terutama dengan menggerakkan penyuluh pertanian sebagai pembimbing petani untuk dapat menerapkan teknologi tepat guna dalam peningkatan produksi kakao.

Di samping itu, lanjutnya, diperlukan media belajar berupa demplot kakao di wilayah binaan petani sebagai media belajar untuk klinik teknologi kakao.

BACA..  Silahturahmi Ke SWI, Kadis Kominsa Aceh Barat: Kami Siap Jalin Kerja Sama 

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bireuen, Ir. Ibrahim yang mewakili Bupati Bireuen Dr. H. Muzakkar A. Gani, S.H., M.Si, membuka acara secara resmi Germas pemangkasan kakao di Desa Alue Dua, Kecamatan Makmur Bireuen yang disaksikan para petani dan para undangan yang hadir.

Sekda Bireuen sangat menyambut baik Germas Kakao, dan mengharapkan kepada petani kakao Bireuen serius untuk melaksanakan acara tersebut, tidak terbatas pada acara seremonial, tetapi terus dilanjutkan di kebun masing-masing.

Sekda mengharapkan kerja keras penyuluh pertanian lapangan dalam pendampingan petani, “saya tidak mau melihat kegagalan petani, itu tugas pokok penyuluh pertanian di lapangan,” tegasnya Sekda Bireuen.

Sekda juga menyerahkan secara simbolis bantuan peralatan pemangkasan kakao kepada petani antara lain gunting pangkas, gerobak sorong dan peralatan penunjang lainnya.[R].