14 Hari Dirawat, Kakesdam IM Hembuskan Nafas Terakhir di RSUDZA

oleh -1991 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Duka mendalam menyelimuti keluarga besar Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Kodam IM) atas berpulangnya Kepala Kesehatan Kodam (Kakesdam) IM, Kolonel CKM dr. Andi Eko Hari Laksmono.

Kolonel CKM dr. Andi Eko Hari Laksmono menghembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Selasa, 12 Agustus 2025 malam.

Almarhum meninggalkan jejak pengabdian panjang yang penuh dedikasi, loyalitas, dan keteladanan di lingkungan TNI Angkatan Darat.

BACA..  Abang Samalanga Jadi Bendahara Umum DPP Partai Aceh, Salihin Ucap Selamat

Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayor Jenderal TNI Niko Fahrizal, M.Tr.(Han)., bersama Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah Iskandar Muda, Ny. Eva Niko Fahrizal, serta jajaran pejabat utama Kodam IM hadir langsung di RSUDZA untuk memberikan penghormatan terakhir.

Setibanya di rumah sakit, Pangdam beserta rombongan menuju ruang persemayaman jenazah. Dengan penuh rasa hormat dan haru, beliau menyampaikan doa, ucapan belasungkawa, serta memberikan dukungan moril kepada keluarga yang ditinggalkan.

“Atas nama pribadi, keluarga besar Kodam Iskandar Muda, dan seluruh prajurit, saya menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya almarhum Kolonel CKM dr. Andi Eko Hari Laksmono. Semoga amal ibadah beliau diterima Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan serta kekuatan menghadapi ujian ini,” tutur Pangdam.

BACA..  Pastikan Struktur Jembatan Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Usai melayat, Pangdam IM mendampingi prosesi pengantaran jenazah menuju Masjid Asy-Syifa Kesdam IM. Di tempat ini, dilaksanakan salat jenazah yang diikuti para prajurit, keluarga, dan kerabat almarhum.

BACA..  Pastikan Struktur Jembatan Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Prosesi kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Surat Yasin dan doa bersama di kediaman almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir. Kegiatan tersebut mencerminkan eratnya persaudaraan dan kebersamaan di lingkungan Kodam IM, sekaligus menjadi wujud penghargaan atas jasa pengabdian almarhum.

Kehadiran Pangdam IM, para pejabat utama, serta seluruh personel Kodam IM dalam rangkaian prosesi ini bukanlah sekadar formalitas, melainkan simbol kuatnya jiwa korsa dan rasa kekeluargaan di tubuh TNI AD.