Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry Resmi Dilantik

oleh -540 Dilihat

Banda Aceh (ADC)- Direktur Pascasarjana UIN Ar-Raniry melantik 36 orang pengurus Senat Mahasiswa (SEMA) Pascasarjana periode 2019-2020 di Aula Pascasarjana lantai 3, Senin 16 September 2019.

Pelantikan tersebut berdasarkan Surat Keputusan Direktur Pascasarjana Nomor: 281/Un.08/Ps/PP.00.9/09/2019.

Senat Mahasiswa Pascasarjana periode 2019-2020 dipimpin oleh Muhammad Rizki sebagai Ketua Umum. Ia menggantikan Ketua SEMA sebelumnya periode 2018-2019.

Dalam menjalankan roda organisasi Muhammad Rizki dibantu oleh Birrul Walidain yang menjabat sebagai Wakil Ketua Umum. Sementara itu, posisi Sekretaris umum dijabat oleh Muzaris Marsyudi dan Fitri Muliati menjabat sebagai bendahara umum.

Prof. Dr. Mukhsin Nyak Umar, MA mengucapkan selamat kepada pengurus Senat Mahasiswa Pascasarjana UIN Ar-Raniry periode 2019-2029 dan mengucapkan terimakasih kepada pengurus periode sebelumnya.

Ia berharap Senat Mahasiswa Pascasarjana dapat mendorong organisasi mahasiswa untuk berprestasi, baik personal maupun secara kelembagaan. Kita ada organisasi mahasiswa Pascasarjana harus bisa mengambil peran di bidang pengembangan keilmuan seperti Jurnal ilmiah, seminar, review, dan sebagainya.

“Tolong ini diarahkan untuk berprestasi baik tingkat nasional maupun internasional. Mari bersatu dan bekerjasama untuk mensukseskan kegiatan mahasiswa,” harapnya.

Menyahuti hal tersebut, Muhammad Rizki mengatakan, siap memberikan kontribusi untuk memajukan Pascasarjana UIN Ar-Raniry. Ia mengatakan, bahwa kabinet yang dipimpinnya siap menjalankan tugas bersama tim yang sudah ada.

“Kita akan berusaha keras untuk bersinergi memajukan Pascasarjana bersama Tim yang ada saat ini. Oleh karena itu, kami juga mengharapkan pimpinan juga pro aktif berjalan seiring dengan mahasiswa dalam mencapai cita-cita kita bersama, yaitu kemajuan Pascasarjana,” ungkapnya.

Chaizir, Ketua Senat Demisioner mengatakan, dan memohon untuk mengindahkan permohonan mahasiswa terkait Biaya Sidang dan sejenisnya yang dianggap begitu besar dengan fasilitas yang berikan.

“Masa kami periode sebelumnya sudah selesai, di penghujung kepemimpinan saya, dalam kesempatan ini memohon kepada Rektor kebetulan hadir sebagai pemateri untuk bisa berusaha agar biaya sidang dan seminar untuk di kurangi demi kemaslahatan mahasiswa dan Pascasarjana juga tentunya. Karena lulusan mahasiswa juga berpengaruh di Akreditasi nantinya,” tutupnya. (R)