FORPEMDA dan PT PIM Lanjutkan Pembahasan Hibah Limbah Scraf

oleh -437 Dilihat

Lhokseumawe (ADC)- Forum Pemuda Dewantara (FORPEMDA), Rabu 18 September 2019, kembali melakukan pertemuan lanjutan. Kehadiran pemuda yang tergabung dalam FORPEMDA ini, disambut oleh Sekretaris Perusahan PT PIM.

Perwakilan dari FORPEMDA yang di izinkan oleh pihak PT PIM berjumlah 5 (Lima) orang. T. Saifuddin menjelaskan, bahwa poin yang kita minta jelas sama dengan apa yang kami sampaikan sebelumnya kepada HUMAS PT. PIM yaitu, Limbah Scrap PT AAF harus bisa Dihibahkan kepada masyarakat Dewantara melalui FORPEMDA. Mekanisme penghibahan itu, kita kembalikan kepada pihak PT PIM.

BACA..  Jamaah Umrah Aceh Perdana Terbang Langsung ke Madinah

Menyikapi apa yang telah disampaikan FORPEMDA, pihak Perusahaan yang diwakili oleh Sekretaris Perusahaan, menanggapi dengan baik kehadiran dari Forum Pemuda Dewantara, Beliau menyatakan, bahwa Hibah belum bisa kami berikan, namun kami sahuti permintaan ini dengan selanjutnya kami koordinasikan dengan internal PT PIM.

Menanggapi apa yang dikatakan oleh pihak Perusahaan, Sekretaris Forum Pemuda Dewantara T. Rahmat Akbar kembali menegaskan kepada SEKPER, bahwa poin hasil kesepakatan FORPEMDA yaitu :

BACA..  Jamaah Umrah Aceh Perdana Terbang Langsung ke Madinah

1. Hibahkan Limbah Scrap Eks PT AAF kepada Masyarakat Lingkungan Dewantara melalui Forum Pemuda Dewantara (FORPEMDA) mengacu pada aturan KEMENKEU No 89/KMK.013/1991 tentang Pemindahtanganan Aktiva Tetap BUMN.

2. Apabila permohonan ini tidak mampu bapak bapak mengambil keputusan, maka pertemukan kami dengan Direksi PT PIM.

Lebih lanjut, Musliadi Salidan mewakili Himpunan Mahasiswa Dewantara menegaskan, jika pihak PT PIM tidak mampu menanggapi aspirasi masyarakat, maka kami siap melakukan aksi besar-besaran. Karena ini berbicara kepentingan lingkungan, apalagi ada legal Studingnya ataupun aturan Kewajiban dari setiap perusahaan tentang tanggung jawab sosial, limbah scrap ini menjadi salah satu solusi untuk kesejahteraan masyarakat.

BACA..  Jamaah Umrah Aceh Perdana Terbang Langsung ke Madinah

Akhir penutup, SEKPER menandatangi beberapa poin yaitu :

1. PT PIM Menyahuti permintaan FORPEMDA, namun SEKPER harus berkoordinasi dulu di internal PT. PIM.

2. Kita akan melakukan pertemuan kembali dalam jangka sepekan terhitung dari hari ini.

3. Hal-Hal lainnya yang dianggap penting akan dikomunikasikan selanjutnya. (R)