Almuniza Kamal: Memori 20 Tahun Tsunami Sebagai Pembelajaran Siaga Bencana

oleh -1363 Dilihat

“Kita semua telah menjalani lika-liku kehidupan pasca-tsunami. Kita bangkit, kita maju, dan kita belajar banyak dari apa yang telah Allah berikan kepada kita,” ujarnya.

Almuniza Kamal menambahkan bahwa pengalaman tersebut harus dijadikan ilmu yang dapat diteruskan ke generasi berikutnya sebagai pembelajaran agar kesiapsiagaan terhadap bencana tetap melekat dalam diri setiap masyarakat. Ia juga mengajak semua pihak untuk terus berdoa demi kebaikan bersama.

BACA..  Polda Aceh: Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung

Malam Renungan 20 Tahun Tsunami Aceh ini diharapkan dapat menjadi kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap tahunnya, sebagai bentuk penghormatan dan kenangan terhadap keluarga, saudara, kerabat, dan orang tua yang telah meninggal dalam bencana tersebut.

Melalui kegiatan ini, diharapkan rasa kebersamaan dan kewaspadaan terhadap bencana akan terus terjaga di hati masyarakat Aceh.

Sementara, PJ Gubernur Aceh, Safrizal dalam sambutannya mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa kepada yang maha kuasa agar selalu diberi perlindungannya.

BACA..  Polda Aceh: Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung

Kata Safrizal, momentum peringatan tsunami harus senantiasa menjadikan masyarakat Aceh lebih waspada akan resiko dari bencana.

Katanya, bencana tidak bisa dihindari, tapi dengan pengetahuan mitigasi setidaknya masyarakat dapat meminimalisir resiko dari bencana tersebut.

“Pelajaran yang bisa kita petik, misalnya kita tinggal di tepi pantai, tentu kita harus pandai-pandai membaca gejala untuk kemudian dapat mengambil langkah-langkah agar dapat terhindar dari bencana,” ujar Pj Gubernur Aceh.

BACA..  Polda Aceh: Penyidikan Kasus Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Masih Berlangsung

Ia kemudian mengajak seluruh masyarakat yang hadir pada acara tersebut untuk bersama-sama mengirimkan doa untuk korban dari peristiwa dahsyat yang telah meluluhlantakkan Aceh dua dekade lalu. (*)