Ketua Komisi I Aceh Besar Harap Pemerintah Sediakan APD di Puskesmas Wilayah Abes

oleh -546 Dilihat

Kota Jantho (AD)- Ketua Komisi I DPRK Aceh Besar, Nabhani sapaan Pak Bhen menyampaikan apresiasi atas kebijakan Pemerintah Kabupaten Aceh Besar yang telah mengalokasikan anggaran 10 Milyar Rupiah, untuk penanganan dan pencegahan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), Sabtu 28 Maret 2020.

“Dengan dana tersebut, kita berharap Pemkab segera menyediakan kebutuhan alat pelindung diri (APD) seperti masker kepada masyarakat dan mengintensifkan penyemprotan disinfektan,” ucap Politisi Gerindra Aceh Besar.

BACA..  Aceh Raih Prestasi Gemilang di Anugerah Adinata Syariah 2026

Pak Bhen juga meminta pemerintah melakukan pendataan pendatang dari luar daerah serta pemetaan wilayah yang memiliki ODP (Orang Dalam Pemantauan). Demikian pula perlu pemantauan dan pendataan hingga detil dengan siapa saja ODP atau anggota keluarganya berinteraksi, agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

“Karena banyak warga kita seperti ASN yang mungkin baru pulang pendidikan yang tidak terdata sebagai ODP,” jelasnya.

BACA..  Pastikan Struktur Jembatan Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Dari anggaran 10 Milyar tersebut Pemkab juga dapat menyediakan kebutuhan alat pelindung diri bagi tenaga medis dari tingkat Puskesmas hingga Rumah Sakit di Aceh Besar.

Terkait adanya satu pasien di Kecamatan Montasik yang telah ditetapkan Positif Covid-19 oleh pemerintah Aceh, dengan ini harus menegaskan perlu dilakukan pengawasan kepada ODP tersebut.

“Pemerintah harus secepatnya menyalurkan APD kepada petugas medis yang ada di kecamatan seperti Puskesmas, agar mereka juga siap dalam melakukan tugas ini ,karena para medis sebelum menyelamatkan pasien covid -19 harus menyelamatkan diri sendiri dulu yaitu pengaman diri,” jelas Pak Bhen.

BACA..  Aceh Raih Prestasi Gemilang di Anugerah Adinata Syariah 2026

“Selain dilaksanakan pemantauan masa isolasi diri bagi ODP, juga dilanjutkan dengan penyemprotan disinfektan di wilayah Gampong ODP tersebut tinggal, untuk mencegah kemungkinan penularan virus,” pungkasnya.(Rls).