Billiard Cabang Olah Raga, Bukan Ajang Judi

oleh -713 Dilihat

Ditegaskan Hanafi, kalau hanya petugas WH yang mengawasi maka tidak akan sanggup, disinilah peran masyarakat sangat di butuhkan dalam mengawasi sarana olah raga Billiard.

Secara terpisah, Geuchik Gampong Blang Pase Kota Langsa Muhfizar sangat apresiasi di bukanya Cafe Latte One dan Pusat Pelatihan Billiard, sebab dapat menyerap tenaga kerja pemuda Gampong PB.Blang Pase.

BACA..  Ketua IMI Aceh Resmi Buka Kejurnas Motoprix Putaran 4 Region A di Aceh

“Jadi kalau ada pemuda di Gampong yang menganggur dapat bekerja di cafe tersebut seperti tukang parkir, pelayan cafe dan menjaga pusat pelatihan Billiard,” pungkas Musfizar.

BACA..  Ketua IMI Aceh Resmi Buka Kejurnas Motoprix Putaran 4 Region A di Aceh

Geuchik Blang Pase, Musfizar, mengucapkan terimakasih pada owner Cafe Latte One yang telah membuka cafe di lingkungan Gampong, sehingga perekonomian masyarakat dapat berkembang.

Hadir dalam pembukaan Cafe Latte One dan Pusat latihan Billiard Dandim 0104 Aceh Timur Letkol Czi Hasanul Arifin Siregar SSos M Tr (Han) Wakil Ketua I DPRK Langsa Saifullah, unsur Forkompimda, Komunitas NMAX, Komunitas Rush, Bina Kreatif Jabel, Ketua Barisan Muda Kota Langsa serta masyarakat dari berbagai kalangan. (Mustafa).