,

Billiard Di Warung Agar Ditutup

oleh -998 Dilihat

LANGSA, (AD) | Baru saja diresmikan Billiard di Cafe Lotte One, Jalan Teuku Umar, Kecamatan Langsa Kota, Aceh. Sudah mendapat penolakan, dari Ketua HUDA Aceh, walau biliard itu salah satu cabang olahraga namun tidak boleh disediakan di warung Kopi atau Cafe.

Pada saat peresmian, Ir Joni, Sekretaris Komite Nasional Olah Raga Indonesia (KONI), Kota Langsa, yang juga wakil ketua II DPRK Kota Langsa, disela pembukaan sarana pelatihan Billiard Kota Langsa serta pembukaan Cafe Latte One di Jalan Teuku Umar Gampong Blang Pase Kota Langsa, Sabtu (01/02/2020, mengadakan, pusat latihan billiard ini bertujuan untuk mencari bibit atlit yang nantinya akan bertanding di tingkat Daerah, Provinsi maupun tingkat Nasional. Dan bukan sebuah tempat penjudian.

BACA..  Muhammad Saleh, Nahkoda Baru FPRMI Aceh

Selain itu, peningkatkan skill dan kemampuan atlit POBSI Kota Langsa agar saat bertanding sudah terampil nantinya. Sebaliknya Ketua Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Tgk. H. Syech Muhazir Usman, S.Ag, LLM saat dihubungi melalui telepon selularnya, Sabtu, (01/02/2020) kepada atjehdayli.id, mengatakan, Billiard adalah Sebuah cabang Olah Raga, namun bukan ditempatkan diwarung Kopi.

BACA..  Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 325 Kilogram Sabu Asal Thailand 

Menurutnya; hal itu akan terjadi praktik perjudian (Maisir) karena banyak pemainya maka tidak cocok biliard itu di Aceh yang berlaku syariat Islam, walaupun dikatakan itu olahraga, siapa yang bisa menjamin tidak unsur perjudian (maisir), tentu saja pemain billiard kalo tidak ada unsur main uang pasti tidak main, jika biliard itu di tempatkan di arena olahraga tentu kita tidak melarangnya.

BACA..  Ketua IMI Aceh Resmi Buka Kejurnas Motoprix Putaran 4 Region A di Aceh

Ketua Huda meminta kepada pemerintah Kota Langsa untuk di tutup biliard tersebut, jika tidak kami akan memaksa untuk di tutup dengan mengarahkan kekuatan yang ada. Pada Saat peresmian, Ketua POBSI Kota Langsa Hanafi, mengimbau kepada warga Kota Langsa untuk dapat mengawasi pusat latihan Billiard ini, kalau ada indikasi permainan judi (maisir) maka laporkan.