Kandidat Ketua PWI Aceh Diminta Berkompitisi Secara Sehat

oleh -263 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Para kandidat Ketua PWI Aceh yang akan bertarung di Konferensi provinsi (Konferorv) PWI Aceh ke 22 akan digelar pada tanggal 19 hingga 21 November 2021 di Banda Aceh.

Kepada para kandidat diharapkan dapat mengikuti kontestasi pemilihan ketua PWi Aceh secara fair.

“Kandidat Ketua PWI Aceh diminta untuk tidak saling menjatuhkan satu sama lain dengan cara menebar isu atau fitnah, sehingga dapat merugikan secara personal para calon yang akan mengikuti kontestasi,” pinta Penasehat PWI Aceh, HT Anwar Ibrahim, Selasa 16 November 2021 di Banda Aceh.

BACA..  Pastikan Struktur Jembatan Enang-Enang Diperkuat, Kaposwil Satgas PRR Aceh: Boleh tapi Keselamatan Warga di Atas Segalanya

Penasehat PWI Aceh ini juga mengingatkan, bahwa fungsi dari wartawan itu adalah pengontrol kebijakan pemerintah atau pihak lainnya yang dinilai merugikan rakyat, bukan malah ikut serta melakukan kesalahan.

“Jadi, para calon Ketua PWI Aceh harus dapat menjunjung tinggi nilai-nilai normatif dan kesetiakawanan dengan tidak melakukan perbuatan yang dapat merugikan orang lain, baik itu secara personal maupun organisasi profesi seperti PWI ini,” tegas senior PWI Aceh ini.

BACA..  Abang Samalanga Jadi Bendahara Umum DPP Partai Aceh, Salihin Ucap Selamat

Menurutnya, dengan makin banyaknya calon yang maju dalam Konferprov kali ini, maka dapat dipastikan jalannya pertarungan memperebutkan posisi Ketua PWI akan semakin sengit.

Selain itu, HT Anwar juga menegaskan bahwa, PWI bukanlah organisasi partai politik. Jadi, para calon kandidat Ketua PWI Aceh tidak melakukan penyuapan atau sogok menyogok demi memperoleh suara kemenangan.

BACA..  Abang Samalanga Jadi Bendahara Umum DPP Partai Aceh, Salihin Ucap Selamat

Diakhir statemennya, HT Anwar berpesan untuk tetap saling menjaga kekompakan satu sama lain dengan sahabatnya sendiri.

“Jangan sampai karena berambisi ingin menjadi Ketua PWI Aceh, lalu membuat mereka menempuh perilaku yang penting menang, walau apapun caranya. Karena kompetisinya memang sengit,” tutup HT Anwar Ibrahim.