Serma Eka Fahrizal Putra Ikut BNN Beraksi di Titik Nol Kota Banda Aceh

oleh -313 Dilihat
oleh
Serma Eka Fahrizal Putra
Serma Eka Fahrizal Putra bersama tim BNN Kota Banda Aceh sedang membersihkan titik nol Banda Aceh. Foto: Ist

Tujuannya dari kegiatan yang dipimpin Kepala BNN Kota Banda Aceh Hasnandar itu adalah sebagai langkah pencegahan penyakit dan meminimalisir penyebaran virus corona atau lebih dikenal dengan singkatan Covid 19.

Saat dikonfirmasi, Serma Eka Fahrizal Putra mengatakan, dirinya senantiasa mendukung berbagai aktivitas kemasyarakat di wilayah binaannya tersebut.

“Kita akan selalu ada di tengah-tengah aktivitas masyarakat, salah satunya seperti sekarang ini,” ujar Babinsa Gampong Jawa tersebut.

BACA..  Pendaftaran Bhayangkara Run 2026 Ditutup 15 Juni

Serda Iwa Irawan Ikut Salurkan Bantuan Sembako  

Di tempat terpisah, Anggota Koramil 07/Baitussalam, Kodim 0101/Aceh Besar, Serda Iwa Irawan melaksanakan pendampingan terhadap aparatur desa dalam menyalurkan bantuan sosial berupa Sembako kepada 3 warga desa binaan yang terpapar Covid-19, bertempat di Desa Mireuk Kecamatan Baitussalam, Kabupaten Aceh Besar, Jum’at 25 Juni 2021.

BACA..  Tiga Perwira Polresta Diangkat Jadi Kasat di Polres Jajaran Polda Aceh

Dalam pelaksanaannya Babinsa bersama dengan Aparatur Desa berkunjung langsung ke rumah para warga yang menjalankan isolasi mandiri dirumah dengan harapan dapat segera sembuh dan pulih Kembali.

“Selain berikan dukungan dan semangat bagi para pasien Covid-19, kita juga ingatkan agar tetap dirumah dan bila ada gejala yang serius segera hubungi perangkat desa,” ujarnya.

Lebih lanjutnya babinsa mengatakan, dengan adanya bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat dengan terus meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sehubungan dengan upaya mengurangi penyebaran Covid-19.

BACA..  ‎Pemerintah Aceh Pastikan Penanganan Korban KMP Aceh Hebat 2 Jadi Prior‎itas

“Semoga bantuan bisa bermanfaat bagi mereka yang sedang melakukan isolasi mandiri dirumah dan penyebaran Covid 19 bisa cepat berkurang,” pungkasnya.

Perlu diketahui, bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah dalam penerapan PPKM Mikro guna mencukupi kebutuhan sehari-hari bagi 3 warga melaksanakan isolasi mandiri. (RP)