Polemik Job Fit, Pj Wali Kota Banda Aceh Ambil Langkah Bijak

oleh -1509 Dilihat

Banda Aceh (AD)- Penjabat (Pj) Wali Kota Banda Aceh, Almuniza Kamal, memberikan klarifikasi terkait polemik pelaksanaan job fit atau uji kompetensi di lingkungan Pemerintah Kota Banda Aceh.

Almuniza menegaskan bahwa kebijakan tersebut telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan memiliki tujuan strategis untuk meningkatkan kinerja organisasi pemerintahan ke depan.

Menurut Almuniza, job fit merupakan bagian dari upaya evaluasi dan penyesuaian kinerja para pejabat tinggi di lingkungan Pemko Banda Aceh. Landasan hukum pelaksanaan job fit ini mengacu pada PP No.11 Tahun 2027 Jo. PP Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen ASN, yang memberikan mandat kepada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) untuk mengevaluasi pejabat tinggi secara berkala.

BACA..  Aceh Raih Prestasi Gemilang di Anugerah Adinata Syariah 2026

Kemudian, Surat Edaran Menteri PAN-RB Nomor 52 Tahun 2020, yang menekankan pentingnya manajemen talenta untuk memastikan pejabat yang kompeten berada di posisi yang tepat.

“Job fit bertujuan untuk memastikan bahwa pejabat yang menduduki jabatan strategis memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan organisasi. Ini bukan hanya soal evaluasi, tetapi juga mempersiapkan pemerintahan yang lebih efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” ujar Almuniza.

BACA..  Aceh Raih Prestasi Gemilang di Anugerah Adinata Syariah 2026

Menanggapi kabar yang beredar bahwa job fit ini bertujuan untuk melakukan mutasi pejabat, Almuniza menegaskan bahwa hal tersebut tidak benar. Apalagi, Almuniza juga telah menegaskan bahwa dirinya siap mendukung sepenuhnya proses transisi menuju pemerintahan definitif hingga pelantikan resmi pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh terpilih nanti.

BACA..  Aceh Raih Prestasi Gemilang di Anugerah Adinata Syariah 2026

“Saya tegaskan, pelaksanaan job fit ini bukan untuk memutasi pejabat, apalagi demi kepentingan tertentu. Hasilnya nanti akan menjadi rekomendasi bagi kepala daerah terpilih untuk menyusun struktur pemerintahan ke depan, sehingga harapannya dapat membantu kinerja wali kota definitif ke depan dan juga upaya perencanaan jangka panjang demi pemerintahan yang lebih baik,” jelasnya.