Dumas Presisi, Kanal Pengaduan Masyarakat untuk Tingkatkan Profesionalitas Polri

oleh -251 Dilihat

Secara garis besar, kata Eddwi, kualitas pelayanan aduan masyarakat yang dihadirkan oleh Propam melalui berbagai kanal tersebut diapresiasi publik.

Masyarakat yang mengaku pernah memiliki pengalaman dalam mengakses layanan pengaduan menyatakan puas, baik saat proses penerimaan laporan, penanganan pengaduan, maupun tahap akhir penyelesaian.

Sementara terkait kualitas, respons pelayanan aduan dinilai positif. Layanan pengaduan yang diakses dari aplikasi digital ataupun kanal Whatsapp juga dinilai paling responsif.

“Layanan kanal digital memang memungkinkan bagi pelapor untuk berkomunikasi dua arah secara efektif guna mendapatkan keterbaruan informasi terkait tindak lanjut yang berjalan,” kata Eddwi.

Keterbukaan Polri, khususnya Propam dalam merangkul masyarakat luas dan menghadirkan kanal-kanal pengaduan yang berkualitas tersebut, secara langsung berdampak positif terhadap wajah institusi.

“Dalam konteks luas, pelayanan aduan tersebut menjadi perwajahan dan tolak ukur paling dekat atas kinerja Polri yang ditunjukkan kepada masyarakat. Lewat kualitas pelayanan aduan ini pula kepercayaan publik terhadap institusi Polri dapat dipupuk dan bertumbuh kian subur,” katanya lagi.

Meski demikian, sambung Eddwi, sejumlah catatan perbaikan masih perlu ditingkatkan Polri dalam merespons layanan aduan masyarakat, karena masih adanya masyarakat yang menyatakan belum puas terhadap transparansi selama proses pengaduan berlangsung.

Selain itu, Eddwi mengatakan, banyak tantangan besar di masa mendatang yang terus menagih komitmen Polri untuk dapat melindungi, mengayomi, dan hadir memenuhi harapan publik.

“Kepercayaan masyarakat yang terbangun itu akan menjadi modal untuk menghidupkan optimisme dan tanggung jawab bersama membangun cita-cita Polri yang Presisi,” demikian, pungkas Eddwi. (*)