Lima Belas Miliar Untuk Penanganan Covid di Aceh Tamiang

oleh -576 Dilihat

Menurutnya, untuk memberikan pelayanan medis kepada masyarakat di rumah sakit terus berjalan seperti biasa. “Sejumlah dokter yang bertugas di Puskesmas dibantukan untuk pelayanan di rumah sakit Aceh Tamiang, sembari belasan dokter yang telah diisolasi telah melewati masa inkubasinya selama 10 hari, Dokter-dokter itu nantinya akan ditugaskan kembali. Begitu juga dengan dokter puskesmas akan bertugas di puskesmasnya masing-masing,” Katanya.

Bupati menyatakan, untuk penanganan penyebaran covid 19 akan terus dilakukan secara ekstra ketat. Dengan meningkatkan satuan tugas Covid 19 seperti menempatkan petugas di posko perbatasan Aceh-Sumatara Utara (Sumut). “Aceh Tamiang, mendapat bantuan khusus dari Pemerintah Aceh, sebesar Rp. 15 miliar. Diharapkan dengan dana tersebut dapat membantu masyarakat terutama terhadap masyarakat terdampak covid 19,”.

Dijelaskan, bantuan khusus sebesar Rp.15 miliar itu juga diutamakan untuk meningkatkan ketahanan pangan. “Kelangkaan pangan menjadi prioritas yang harus diperhatikan secara serius. Karena dampak dari Covid 19, ekonomi masyarakat dunia terjadi penurunan secara signifikan,” sebutnya.

Selain itu, lanjut Bupati, dari dana bantuan khusus itu juga akan digunakan untuk pengadaan Alat Pelindung Diri (APD), Disenfektan, Sanitizer, masker dan obat. “Dukungan masyarakat harus terjalin terutama kepada petugas kesehatan baik di rumah sakit maupun puskemas yang tersebar di wilayah Aceh Tamiang,” pungkas Mursil. (Syawaluddin)