Ia menyebut, ketiganya layak mendapatkan penghargaan karena berhasil membangun kepercayaan publik melalui pola komunikasi yang baik dan responsif.
Sementara itu, Muktarrudin Usman, yang menjabat sebagai Ketua Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh sekaligus Pembina FPRMI Provinsi Aceh menyatakan bahwa, terpilihnya tiga tokoh dari Aceh merupakan refleksi dari meningkatnya kualitas tata kelola pemerintahan yang terbuka di provinsi tersebut.
Menurutnya, penghargaan ini sekaligus menjadi tanggung jawab moral bagi para penerima untuk terus menjaga kemitraan yang sehat dengan media.
Selain penganugerahan Pimred Award, peringatan HUT ke-2 FPRMI juga akan dirangkai dengan sejumlah agenda nasional, di antaranya Diskusi Investasi bertajuk “Danantara: Solusi Investasi Daerah”, Bedah Buku “Margono Djojohadikusumo, Pendiri BNI”, Wisata Jurnalistik, serta Gala Dinner dan Penghargaan Pena Emas.
Acara puncak akan dihadiri oleh Wakil Presiden RI, sejumlah menteri kabinet, tokoh-tokoh nasional, pimpinan media, serta pengurus FPRMI dari seluruh provinsi.
Pimred Award 2025 diharapkan menjadi pemicu bagi kepala daerah di Indonesia untuk terus mengutamakan transparansi, membangun kepercayaan publik, serta menjadikan media sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. (*)











