BIREUEN (ADC)-Tragis nian nasib tim tuan rumah, PS Galant yang bermain di kadang sendiri, bahkan sempat unggul 1-0, akhirnya berhasil dirontokkan PS Garuda Tanoeh Anoe dalam drama adu penalti 5-3 di Lapangan Blang Keutumba, Juli, Kabupaten Bireuen, setelah sebelumnya ke dua tim bermain imbang 1-1 (1-0)
PS Galant sebenarnya hampir saja memenangkan laga perdana kejuaraan Askab PSSI Bireuen yang diikuti 60 klub yang dilaksanakan di tiga wilayah. Tim tuan rumah sempat unggul 1-0 lewat gol yang dilesakkan Bustami pada menit ke 24 yang bahkan, gol tersebut bertahan sampai turun minum.
Bahkan, memasuki babak kedua tempo permaiman semakin meningkat, terlebih pola permainan yang diperagakan PS Garuda yang nyaris saja menyamakan kedudukan pada menit ke 60, tapi sayang bola masih enggan masuk gawang yang dikawal Aries. Barulah satu menit menjelang permainan tuntas, pemain PS Garuda Tanoeh Anoe yang memanfaatkan tendangan bebas melepaskan tendangan kerasnya yang ternyata tidak mampu diantisipasi Aries.
Gol balasan tersebut, cukup mengejutkan anak-anak Blang Keutumba yang nyaris tak percaya dengan lahirnya gol tersebut. Mereka ingin segera membalasnya, tapi wasit M Yunus, S.Pd keburu meniup tanda berakhirnya permainan. Dengn tertunduk lesu mereka meningglkan lapangan sebelum pemenangny6a ditentukan lewat adu pilnalti. Tidak m,engherankan jika dalam adu penalty itu mereka tidak semangat setiap pemainn diberi tugas sebagai algojo tidak mampu menjalankan tugasnya dengan baik.Sebaliknya PS Garuda tampak tenang, apalagi setelah mampu menyamakan ke dudukan 1-1, akhirnya dalam adu Penalti mereka unguol 4-2.
Maka dengan sendirinya, anak-anak Garuda mereka lolos ke babak ke dua, sementara PS Galant harus rontok di lapangan sendiri sekaligus di depan publiknya sendiri. Dalam Kejuraan Piala Askab PSSI Bireuen dibuka dengan resmi yang mewakili Kadispora Aceh dan tendangan bola pertama dilakukan Ketua Askab PSSI Bireuen, Ir Saifuddin “Ayah Fud” Muhammad yang didampingi Asisten II Setwilkab Bireuen, Ir Irwan, M.si serta ditandai pula penyerahan kustum dan bola kepada 60 klub yang kemarin diserahkan Ir Saifuddin keda 20 kub secara simbolis yang mengikuti event tersebut. (Maimun Mirdaz)











