Sementara itu, Ketua Pusat Dakwah dan Perbaikan Akhlak Bangsa (PDPAB) Majelis Ulama Indonesia, KH Masyhuril Khamis, yang mengisi tausiah 1 Muharram di Masjid Raya Baiturrahman, mengajak seluruh jemaah untuk bermuhasabah.
Selain itu, ia mengatakan, pergantian tahun bermakna bertambah usia bagi setiap umat manusia. Artinya jatah hidup di dunia semakin berkurang dan kematian semakin mendekat.
Oleh sebab itulah, KH Masyhuril mengajak seluruh jemaah menjadikan momentum peringatan tahun baru Islam untuk melakukan hijrah maknawiyah. Dimana, setiap umat manusia harus memindahkan diri ke tempat yang lebih baik dan meninggalkan segala perbuatan yang dilarang Allah.
Disamping itu, KH Masyhuril juga mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk menghidupkan dan memakmurkan masjid. Sebab, saat Nabi Muhammad hijrah ke Madinah yang pertama kali dilakukan nabi adalah membangun masjid guna memperkokoh ibadah umat Islam. (*)











