Selain itu, Pangdam IM juga menekankan pentingnya kesiapan menyeluruh yang mencakup aspek fisik, mental, serta pemahaman terhadap taktik dan karakteristik daerah operasi.
Seluruh personel Satgas akan menjalani latihan pratugas selama 30 hari, yang dijadwalkan berlangsung dari 13 Mei hingga 22 Juni 2025 di Pusat Latihan Kopassus, Situlembang, Jawa Barat.
Latihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan tempur, memperkuat kekompakan satuan, dan membekali prajurit dengan pemahaman mendalam terhadap medan dan situasi sosial di daerah tugas.
Usai apel, Kasdam IM melakukan pemeriksaan langsung terhadap kesiapan personel, materiil, serta alat perlengkapan yang akan digunakan selama penugasan. Secara acak, ia menunjuk sejumlah perwira, bintara, dan tamtama untuk menunjukkan kesiapan alat perlindungan perorangan (ALKAP) termasuk senjata yang akan dibawa ke medan operasi.
Dalam arahannya kepada seluruh prajurit, Brigjen TNI Ayi Supriatna memberikan motivasi agar tetap menjaga semangat juang dan profesionalisme selama penugasan.
Ia juga mengingatkan pentingnya bersyukur atas setiap proses yang dijalani, serta berdoa memohon perlindungan Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan lancar dan kembali dalam keadaan lengkap serta selamat.
Kegiatan Pemeriksaan Kesiapan Operasi ini turut dihadiri oleh jajaran pejabat Kodam Iskandar Muda, antara lain Asops Kasdam IM, Aslog Kasdam IM, Danrem 011/Lilawangsa, Danbrigif 25/Siwah, Kakesdam IM, Kapaldam IM, Kabelangdam IM, Katopdam IM, Wakahubdam IM, Danyonif 111/KB, Danyonkav 11/MSC, serta para perwira staf dan unsur pendukung lainnya. (*)











