Bireuen (AD) – Warga Gampong Seuneubok Lhong, Kecamatan Jeumpa, Kabupaten Bireuen, Selasa (2/11) menyambut antusias kehadiran Pusat Kajian DAS Peusangan (PKDP) program Pascasarjana Universitas Almuslim untuk menyusun master plan kawasan wisata Waduk Lhok Batee yang ada di gampong tersebut, Minggu lalu.
Kehadiran PKDP, Program Pasca Sarjana sebagai bentuk kerja sama dengan perangkat Gampong Seuneubok Lhong sebagai upaya mengembangkan perekonomian masyarakat serta melindungi Waduk Lhok Batee untuk lestari dan berkelanjutan, agar dapat dapat dimanfaatkan warga setempat.
Personil PKDP dar Umuslim diketuai Dr. Cut Azizah ST MT yang juga direktur program Pascasarjana di universitas tersebut yang melibatkan timnya, seperti Ajmir Akmal, M.Si serta Nuraida, M.Si dengan pembina Ir. H Razuardi Ibrahim, yang kehadiran di Gampong Seuneubok Lhong dalam membantu desa sebagai pengabdian Tri Darma perguruan tinggi Universitas Almuslim.
Master plan yang akan disusun bersama, berdasarkan keilmuan pengembangan kawasan wisata dan mengakomodir keinginan dari masyarakat. “Nantinya setelah adanya kawasan wisata, Daya dukung sosial merupakan kunci dalam pelaksanaan,” ujar Dr Cut Azizah, ST, MT.
Geuchik Seuneubok lhong, Sudirman S.Kom, menyambut baik kedatangan Tim dari Pusat Kajian DAS Peusangan Pascasarjana universitas Almuslim, serta disambut dengan antusias oleh masyarakat setempat, mengingat penyusunan master plant sangat membantu gampong dalam mengembangkan potensi desa yang ada di gampong yang dikelilingi perbukitan itu.”Semoga rencana wisata Waduk Lhok Batee ini menjadi destinasi wisata dapat terealisasi dengan baik Dangan dukungan dari berbagai pihak,”ucap sudirman.
Apalagi Bupati Bireuen, Dr H Muzakkar A Gani, SH, M.Si saudah meninjau langsung Waduk Lhok Batee bersama beberapa pejabat dari instansi terkait, menjelang pertemuan BUMG, beberapa bulan lalu, . Dalam kesempatan itu, Bupati Bireuen mengungkapkan ketertarikannya melihat potensi wisata yang ada di Gampong Seunebok Lhong. Pihaknya meminta pihaknya menyusun dulu master plant, dan nantinya akan Pemkab Bireuen akan membantu untuk terealisasinya waduk lhok Batee, agar menjadi destinasi wisata. “Kelak jika program itu terlaksana, selain memberi manfaat kepada petani khususnya, dan terbukanya lapangan kerja sehingga hasil sumber daya alam, tidak terbuang sia-sia,” ucap Sudirman seraya mengatakan, dengan adanya master plan gampong, memudahkan bagi generasi pelaksana pemerintahan, mengingat sudah ada gambaran dasar perencanaan pembangunan.(*).
Laporan : Kri/Maimun Mirdaz











