Peran Keluarga Cegah HIV/AIDS

oleh -800 Dilihat

Menteri KLHK Siti Nurbaya untuk instruksikan Ditjen PSLB3 untuk segera membangun 32 Fasilitas Pemusnah Limbah B3 medis dan melakukan implementasi hasil Rakoreg Mei 2020.

Tapi jika dilihat dari perkembangan di lapangan penerapan aturan ini belum maksimal di implementasikan oleh daerah di wilayah Indonesia

Menjadi sebuah catatan penting bahwa  fasilitas pemusnah sampah medis dan rumah tangga sangat di perlukan, sebab limbah medis akan bertambah setiap harinya apalagi dengan kenaikan angka positif Covid19 di Indonesia, begitu juga sampah rumah tangga.

Tidak diinginkan  terjadinya infeksinosokomial yang disebabkan oleh sampah medis baik kepada Nakes, pasien dan keluarga yang berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan.

Miris, ketika kita melihat adanya temuan bahwa sampah medis dan rumah tangga di buang begitu saja kelaut dan sungai. Karena ketidaktahuan masyarakat tentang bahaya dari sampah medis dengan mudahnya masyarakat rakyat membuat dengan sembarang masker, sarung tangan yang dapat menimbulkan permasalahan kesehatan baru di tengah pandemi saat ini.

Perlu adanya edukasi kepada masyarakat tentang bahaya sampah medis yang dipakai setiap hari yaitu masker maupun sampah rumah tangga untuk mencegah berkembang biaknya bakteri dan virus yang berisiko tinggi menyerang siapa saja,  Hendaknya masyarakat dapat selalu menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggalnya.

Serta dapat mengancam kerusakan ekosistem di sungai dan laut, Air adalah sumber kehidupan manusia yang paling utama, penggunaan disinfektan yang sangat berlebihan juga dapat mempengaruhi kualitas air yang dikonsumsi karena tercampurnya larutan disinfektan jika tidak dengan berhati-hati dilakukan.

Sejati nya kita bersama harus meningkatkan kesadaran perilaku yang positif didalam menyikapi permasalahan sampah dengan selalu membuang sampah medis dan rumah tangga pada tempatnya, dengan demikian setidaknya kita dapat mengurangi faktor resiko timbulnya penyakit yang diakibatkan sampah, ingat “kebersihan sebahagian dari iman”.

Mari kita secara bersama membantu tugas pemerintah pusat dan daerah menjadikan masalah ini sebagai prioritas dalam mencegah permasalahan baru yang memiliki potensi tinggi di tengah pandemi covid – 19. (*)

 

Penulis adalah : Ketua Bidang Kesehatan DPD II KNPI Aceh Singkil dan Ketua Lembaga Kesehatan PCNU Aceh Singkil.