Sebelum Musim Hujan Datang

oleh -49 Dilihat

[Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H.. Bupati Aceh Tamiang]

“Normalisasi sungai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir sekaligus melindungi masyarakat dan menjaga aktivitas perekonomian agar tidak kembali terganggu akibat bencana. Pemulihan fasilitas pemerintahan juga harus dipercepat agar pelayanan kepada masyarakat segera kembali normal.”

  • Armia Pahmi Prioritaskan Normalisasi Sungai dan Rehabilitasi Kantor Pemerintah. Mitigasi banjir dan percepatan pemulihan fasilitas pemerintahan menjadi fokus utama Pemkab Aceh Tamiang. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci agar rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana berjalan tepat waktu sekaligus mengembalikan pelayanan publik kepada masyarakat.

Musim penghujan diperkirakan kembali menyapa Aceh dalam beberapa bulan mendatang. Bagi Kabupaten Aceh Tamiang, ancaman itu bukan sekadar siklus tahunan, melainkan pengingat atas bencana yang pernah melumpuhkan permukiman, infrastruktur, hingga pelayanan pemerintahan.

Atas dasar itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang menempatkan normalisasi sungai dan rehabilitasi gedung perkantoran yang rusak sebagai dua agenda prioritas. Langkah tersebut diharapkan mampu mengurangi risiko banjir susulan sekaligus mempercepat pulihnya layanan publik bagi masyarakat.

Normalisasi Sungai Jadi Prioritas Hadapi Ancaman Banjir

PEMERINTAH Kabupaten Aceh Tamiang memprioritaskan normalisasi sungai di sejumlah titik rawan banjir serta percepatan rehabilitasi gedung perkantoran pemerintah yang mengalami kerusakan akibat bencana.

Kebijakan tersebut ditempuh sebagai langkah mitigasi menghadapi musim penghujan sekaligus mempercepat pemulihan pelayanan publik.

Komitmen itu disampaikan Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., saat menghadiri Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana yang berlangsung di Kantor Koramil 08/Rantau, Senin, 13 Juli 2026.

Rapat dipimpin Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, dan dihadiri unsur TNI, Polri, Kejaksaan Negeri Aceh Tamiang, DPRK Aceh Tamiang, serta kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).

Dalam arahannya, Bupati Armia menegaskan bahwa normalisasi sungai harus menjadi prioritas utama mengingat potensi meningkatnya curah hujan pada musim berikutnya.

Ia meminta perangkat daerah terkait segera melakukan langkah-langkah teknis di lapangan.

“Normalisasi sungai sangat penting untuk mengurangi risiko banjir sekaligus melindungi masyarakat dan menjaga aktivitas perekonomian agar tidak kembali terganggu akibat bencana,” kata Armia.

Menurutnya, upaya tersebut tidak hanya bertujuan memperlancar aliran sungai, tetapi juga menjadi bagian dari strategi mitigasi bencana jangka pendek agar dampak banjir dapat ditekan semaksimal mungkin.

Percepatan Rehabilitasi Gedung Pemerintah

SELAIN penanganan sungai, Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang juga memfokuskan perhatian pada rehabilitasi gedung-gedung perkantoran pemerintah yang mengalami kerusakan.