“Pahlawan kita mengajarkan bahwa segala bentuk perjuangan membutuhkan pengorbanan, baik tenaga, waktu, maupun jiwa. Di era modern ini, perjuangan kita bisa berupa hal-hal yang lebih nyata, seperti bekerja keras, memajukan pendidikan, menjaga perdamaian, dan saling menghargai dalam keberagaman,” ungkapnya.
Mengangkat semangat Hari Pahlawan, dirinya berharap agar masyarakat, terutama generasi muda, dapat menghindari pengaruh negatif dan lebih fokus pada kontribusi positif bagi bangsa. Baginya, Hari Pahlawan bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momen untuk memperkokoh rasa nasionalisme dan kepedulian terhadap negara.
“Mari kita lanjutkan perjuangan ini dengan meneladani mereka dalam kehidupan sehari-hari. Dari sini, kita bisa mulai membangun bangsa yang kuat dan bermartabat,” pungkasnya.
Upacara yang dimulai sejak pagi ini berlangsung dengan penuh penghayatan. Danyon 117/ Satria Yudha, Letkol Inf Super Maljuna Kembaren, S.E., bertindak sebagai Komandan Upacara yang berhasil membawa suasana hening dan penuh makna di lapangan. Seluruh peserta terlihat larut dalam rasa hormat terhadap jasa para pahlawan yang telah berkorban demi bangsa dan negara.
Tak hanya Dandim 0101/Kota Banda Aceh dan Pj. Gubernur, beberapa tokoh penting turut hadir untuk menghormati para pejuang. Di antaranya Kasdam Iskandar Muda Brigjen TNI Ayi Supriatna, S.I.P., M.M., Irdam Iskandar Muda Brigjen TNI Yudi Yulistyanto MA, Plt. Asisten I Sekda Aceh Drs. Sakir, M.Si., Asisten II Sekda Aceh Dr. Ir. Zulkifli, hingga perwakilan dari Polda Aceh, Kombes Pol Febry Kurniawan Ma’aruf, S.H., S.I.K. serta para pejabat tinggi lainnya. Kehadiran mereka menambah makna dan kehormatan pada peringatan yang dilangsungkan.











